[SALAH] Info Perubahan Tarif BNI

Hasil periksa fakta Agnes Amungkasari.

Informasi yang salah. Tidak ada pengumuman resmi terkait perubahan tarif transaksi dari Bank Nasional Indonesia (BNI).

=====

[KATEGORI]: Konten Tiruan

=====

[SUMBER]: WhatsApp

=====

[NARASI]:

โ€œSehubungan dengan perubahan layanan Bank Negara Indonesia (BNI) untuk meningkatkan kualitas dan kenyamanan nasabah BNI mobile/internet banking.

Mulai nanti malam pergantian hari dan tanggal, maka seluruh biaya transaksi berubah menjadi biaya bulanan.

Biaya transaksi yang lama Rp6.500/transaksi diganti dengan biaya yang baru Rp150.000/bulan (Autodebet dari tabungan unlimited transaksi ke bank lain)
Perubahan skema tarif bulanan ini akan berlaku dengan masa percobaan selama tiga (3) bulan.

Dengan ini Bapak/Ibu nasabah BNI diminta KONFIRMASI SETUJU ataupun TIDAK SETUJU.
Berikut opsi biaya transaksi:

1. Setuju tarif baru Rp. 150.000/bulan
2. Tidak setuju dengan MENGISI FORMULIR PILIHAN TARIF

Jika Bapak/Ibu TIDAK ADA KONFIRMASI maka dianggap SETUJU. Akan ada penagihan Rp. 150.000/bulan dari rekening tabungan BNI nasabah, baik ada atau tidaknya transaksi.โ€

=====

[PENJELASAN]:

Beredar pesan melalui media sosial Whatsapp dari akun yang mengatasnamakan Bank Nasional Indonesia (BNI) yang menginformasikan surat perubahan tarif transaksi BNI.

Dalam surat yang dilampirkan, disebutkan bahwa BNI akan melakukan perubahan skema transaksi ke bank lain yang awalnya Rp6.500/transaksi menjadi Rp150.000/bulan. Biaya ini akan ditagihkan ke rekening nasabah setiap bulan dan akan dipotong secara otomatis (autodebet).

Pengirim kemudian meminta persetujuan dari nasabah terkait dengan skema baru ini. Jika nasabah tidak setuju, nasabah diarahkan untuk mengisi formulir pilihan tarif yang dikirimkan. Jika nasabah tidak memberikan konfirmasi maka akan dianggap setuju dengan perubahan tarif yang diinformasikan sebelumnya.

Setelah dilakukan penelusuran, informasi serupa kerap kali beredar dengan mengatasnamakan berbagai bank yang ada di Indonesia. Informasi ini dapat dipastikan merupakan informasi yang salah.

Hal tersebut dikonfirmasi Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo. Ia mengatakan BNI tidak memiliki rencana untuk menaikan tarif transaksi antar bank. Oleh karena itu, dia menegaskan informasi yang mengatasnamakan BNI tersebut adalah hoax dan merupakan upaya penipuan.

Okky juga meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap akun media sosial yang mengatasnamakan BNI. Menurut Okki, penting bagi nasabah untuk selalu melakukan verifikasi keaslian surat atau pemberitahuan yang diterima dengan menghubungi saluran resmi BNI yang telah terverifikasi.

Untuk informasi lebih lanjut dan konfirmasi, nasabah dapat menghubungi saluran resmi BNI melalui Whatsapp ke nomor 08115881946, Instagram ke akun @bni46 (centang biru), Twitter: @BNI (centang kuning) atau @BNICustomerCare, email: bnicall@bni.co.id, TikTok: @BNI46 (centang biru), dan YouTube ke BNI-Bank Negara Indonesia.

=====

[REFERENSI]: