[PENIPUAN] WhatsApp Pendaftaran Bantuan Beras dari Pemerintah

Bantuan Mafindo

[PENIPUAN] WhatsApp Pendaftaran Bantuan Beras dari Pemerintah
Narasi

Akun Tiktok “bansos.id” pada Selasa (18/8/2026) mengunggah video [arsip] yang menampilkan klaim untuk Pendaftaran Bantuan Beras dari Pemerintah dengan narasi:

“Bantuan Beras 30 kg dari Pemerintah

Per Kamis (2/8/2026) unggahan tersebut telah disukai 1.900-an kali, menuai 1.500-an komentar dan dibagikan lebih dari 300 kali oleh pengguna Tiktok lainnya.

Penjelasan

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan mengakses tautan unggahan tersebut. Diketahui tautan mengarah ke formulir yang meminta pengisian nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Ketika diteruskan, pelamar diminta untuk memasukkan kode verifikasi untuk masuk ke akun Telegram. Tautan tersebut kemungkinan besar adalah modus phising atau pencurian data.

TurnBackHoax menelusuri lebih lanjut kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “bantuan beras dari pemerintah” di mesin pencari Google. Pencarian mengarah ke laman resmi Kementerian Sosial kemensos.go.id”.

Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) memang menyalurkan bantuan beras sebesar 10 kg per bulan untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan itu diberikan untuk keluarga yang tergolong Desil 1-4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial. Masyarakat yang belum terdaftar di DTSEN dapat mengusulkan diri melalui aplikasi Cek Bansos, yang dapat diunduh di Play Store atau App Store.

Penelusuran dilanjutkan dengan mengunggah gambar tersebut ke situs pendeteksi Artificial Intelligence (AI), hivemoderation.com. Hasilnya, gambar tersebut tersebut diketahui hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI) dengan probabilitas 99.9 persen. Wajah dan suaranya dicatut untuk membuat video rekayasa berbasis AI atau deepfake. Gambar itu disertakan dalam narasi hoaks bantuan beras dari pemerintah.

Kesimpulan
Faktanya, tautan kanal WhatsApp tersebut bukan saluran resmi pemerintah untuk bantuan beras dan berpotensi menjadi sarana penipuan. Jadi, unggahan berisi klaim “WhatsApp Pendaftaran Bantuan Beras dari Pemerintah" merupakan konten tiruan (impostor content).
Hasil Periksa fakta
Referensi