[SALAH] Warga Kanada yang Tidak Divaksin COVID-19 Tidak Boleh Mendapatkan Donor Organ

Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.

Konten yang menyesatkan. Pernyataan tersebut tidak sesuai konteks, karena rumah sakit Kanada hanya memberikan informasi bahwa vaksin merupakan salah satu syarat pra-transplantasi yang dimaksudkan untuk meningkatkan kemungkinan keberhasilan transplantasi, bukan menolak mentah-mentah orang yang tidak divaksin sebagai pendonor / penerima donor organ.

=====

KATEGORI: KONTEN YANG MENYESATKAN

=====

Sumber: Twitter
https://archive.ph/36z1c

=====

Narasi
(Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):

“Jadi warga Kanada yang tidak divaksin tidak dapat menerima transplantasi organ jika mereka tidak menerima vaksin COVID-19 yang tidak mengehentikan penularan atau infeksi, namun warga Kanada yang divaksinasi dapat menerima organ dari orang meninggal yang tidak divaksin. Fasisme Medis 101”.

=====

Penjelasan:
Akun Twitter @jjcromag menulis cuitan yang menyatakan bahwa warga Kanada yang tidak divaksin COVID-19 tidak diizinkan untuk menerima organ, namun warga Kanada yang divaksin boleh menjadi pendonor atau menerima donor dari orang meninggal yang tidak divaksin COVID-19. Cuitan yang ditulis pada 13 Juli 2023 tersebut telah disukai oleh 93 orang, dibagikan ulang sepuluh kali, serta telah dilihat lebih dari 2,500 kali.

Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut menyesatkan. Melansir dari artikel berita yang ditulis The Canadian Press, meskipun aturan medis di Kanada berbeda setiap provinsi, tetapi pada intinya tidak ada UU resmi di Kanada yang melarang warga Kanada yang tidak divaksin untuk menerima donor organ. The Canadian Press juga menjelaskan, vaksin COVID-19 merupakan pra-syarat yang penting sebelum seseorang menjadi pendonor atau menerima donor, terutama pada masa awal pandemi. Aturan ini juga telah disetujui secara konsensus oleh masyarakat Kanada yang dipublikasikan pada Januari 2024.

Terlebih lagi, The Canadian Press menjelaskan, pada awal pandemi COVID-19, sebelum vaksin tersedia, penerima transplantasi paru-paru yang tertular COVID-19 memiliki tingkat kematian antara 25 sampai 30 persen.

Dengan demikian, informasi yang disebarkan oleh @jjcromag merupakan konten yang menyesatkan.

=====

Referensi:
https://www.thecanadianpressnews.ca/fact_checking/some-not-all-canadian-hospitals-require-covid-19-vaccination-for-organ-transplant-patients/article_d7eab4a4-20b8-59b9-905c-d216caa33da1.html