[SALAH] Nanas dan Kunyit Dapat Menyembuhkan Miokarditis Akibat Vaksin Covid-19

Hasil periksa fakta Mochamad Marcell

Faktanya tidak ada bukti ilmiah yang mendukung nanas dan kunyit dapat menyembuhkan Miokarditis. Selain itu, vaksin Covid-19 tidak ada kaitannya dengan peningkatan risiko Miokarditis, sebaliknya justru ditemukan peningkatan yang tidak signifikan risiko gagal jantung pada pasien Miokarditis yang terkait penyakit Covid-19 setelah divaksinasi. Selengkapnya pada bagian penjelasan.

= = =

Kategori: Konten yang Menyesatkan

= = =

Sumber: Facebook

https://perma.cc/4QRC-THCF?type=image

Arsip video: https://bit.ly/45IFmt2

= = =

Narasi:

“Saya baca di global research mereka bercerita bahwa side efek dari penyuntikan vaksin Covid itu macam-macamnya banyak antara lain itu ada radang otot jantung atau Miokarditis. Itu kalau di Barat terjadinya banyak sekali terutama di Amerika ya. nah ternyata kemudian ada dokter William Nakis menemukan bahwa dengan kurkumin, kurkumin itu kalau bahasa kita itu kunyit ternyata kunyit itu bisa menyembuhkan Miokarditis itu yang diakibatkan oleh karena set efek dari vaksin ataupun kadang-kadang set efek dari covid itu sendiri. Jadi mereka sedang sangat berbahagia menemukan herbal yaitu kurkumin dan nanas dicampur jadi satu dan ternyata efeknya bisa melawan side efek dari vaksin Covid yang disuntikkan. Ini penemuan Barat ya ini di Barat ya dan sekarang WHO sudah mulai menolehkan mukanya, mulai akan mengakui mungkin ini yang pertama akan diakui kurkumin dengan bromelin yang ada di dalam nanas itu bisa mempunyai anti inflamatori yang sangat kuat mempunyai anti sitokin yang sangat kuat dan dan itu sudah dibuktikan oleh mereka bahwa memang ada zat zatnya itu dan sudah dibuktikan untuk pasien-pasien yang mendapatkan side efek dari penyuntikan vaksin tersebut. Jadi don’t worry lagi, jangan ketakut lagi jangan ketakutan kalau anda sudah disuntik jangan takut anda sudah disuntik vaksin don’t worry, jadi semuanya ada solusinya mudah-mudahan di Indonesia side efek vaksin tidak ada atau sangat sedikit dan saya yakin orang Indonesia hampir tiap hari makan kunyit dan makan nanas. Jadi kunyit dengan nanas itu mempunyai anti inflamatory yang sangat kuat jadi jangan takut kalau Anda kena Omikron Anda kena apa itu segera makan kunyit dan nanas enak kan kunyit dan nanas dicampur minum sedap dan itu bisa menambah imunitas tubuh Anda dan meningkatkan anti inflamatory efek terhadap Anda mudah-mudahan pengetahuan ini bisa menginspirasi Anda”

= = =

Penjelasan:

Sebuah postingan di Facebook membagikan sebuah video yang menunjukkan mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah, yang menyampaikan bahwa vaksin Covid-19 dapat menyebabkan efek samping Miokarditis atau radang jantung. Beliau menyampaikan bahwa efek samping tersebut dapat disembuhkan dengan mengonsumsi kunyit dan nanas.

Setelah ditelusuri klaim tersebut menyesatkan. Faktanya dr. David Gorski, Profesor dari Wayne State University School of Medicine di Amerika, menyebut melalui AFP bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung kunyit dan/atau nanas dapat mengobati Miokarditis, ia menambahkan bahwa secara biologis hal tersebut tidak masuk akal.

Dr. Ade Meidian Ambari, dokter spesialis jantung dan presiden Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) menyampaikan bahwa meskipun curcumin dalam kunyit dan bromelain dalam nanas mengandung anti-inflamasi yang memiliki sifat anti-radang, namun harus penelitian lebih mendalam untuk penanganan radang jantung ini.

Prof. Hindra Irawan Satari, ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) menyampaikan bahwa Miokarditis akan tujuh kali lebih tinggi terjadi pada mereka yang terinfeksi Virus Corona dibandingkan dengan mereka yang menerima vaksin. Studi di Norwegia dan Swedia ditemukan peningkatan yang tidak signifikan risiko gagal jantung pada pasien Miokarditis akibat terinfeksi Virus Corona setelah divaksinasi.

Dengan demikian, nanas dan kunyit dapat menyembuhkan Miokarditis akibat Vaksin Covid-19 adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.

= = =

Referensi:

https://periksafakta.afp.com/doc.afp.com.33W4327

https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.338Y47M

= = =