[BENAR] Klarifikasi Polri dan KPK Terkait Kabar “Kabareskrim Bongkar Rekening Gendut Ketua KPK”

Polri dan KPK membantah artikel yang berjudul “Kabareskrim Bongkar Rekening Gendut Ketua KPK” yang ditayangkan situs agusrahardjo.com dan disebarkan melalui akun media sosial Twitter @amparokmi serta pesan berantai whatsapp. Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyatakan itu kabar bohong atau hoaks. Sedangkan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Polisi Arief Sulistyanto menilai kabar itu berupaya membuat konflik antara Polri dengan KPK. Sebelumnya diketahui pernah ada kabar hoaks melalui foto surat pemanggilan KPK terhadap Kapolri, Jenderal Tito Karnavian.

=====

Sumber: Media Daring

=====

Kategori: Klarifikasi

=====

Narasi :
1. “Itu hoax banget,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif kepada wartawan di Taman Suropati, Menteng, Jakarta, Minggu (9/12/2018).

2. “Ini berita bohong (hoax) upaya untuk membuat konflik antar penegak hukum. Sangat tidak baik,” kata Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Polisi Arief Sulistyanto, Sabtu (8/12/2018).

=====

Penjelasan:
Awalnya terdapat artikel yang berjudul “Kabareskrim Bongkar Rekening Gendut Ketua KPK” yang ditayangkan situs agusrahardjo.com. Dalam artikel tersebut dikatakan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Polisi Arief Sulistyanto mempunyai bukti ‘rekening gendut’ dari Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo.

Kabar tersebut juga beredar di media sosial dan jejaring grup whatsApp. Dalam gambar itu, Agus Rahardjo dituding terlibat dalam tiga kasus korupsi, yaitu pengadaan alat berat perbaikan jalan dengan kerugian negara Rp 22,4 miliar, pengadaan alat gedung baru KPK dengan kerugian negara Rp 114 miliar, dan pengadaan barang/jasa e-KTP dengan kerugian negara Rp 83 miliar.

Selain tersebar melalui Whatsapp, kabar di atas juga disebarkan akun twitter @amparokmi yang diposting pada, Sabtu (8/12/2018). Namun, setelah ditelusuri, situs agusrahardjo.com dan @amparokmi sudah tidak dapat diakses.

Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Polisi Arief Sulistyanto telah memberikan klarifikasinya. Ia menyatakan kabar yang tersebar tersebut adalah bohong dan bertujuan untuk mengadu domba antara Polri dengan KPK.

“Ini berita bohong (hoax) upaya untuk membuat konflik antar penegak hukum. Sangat tidak baik,” kata Komjen Arief, Sabtu (08/12/2018).

KPK pun melalui Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menepis kabar Ketua KPK Agus Rahardjo yang akan diperiksa Bareskrim Polri mengenai dugaan keterlibatan tiga kasus korupsi yang tersebar di media sosial dan Whatsapp itu. Menurut Syarif, kabar tersebut adalah berita bohong alias hoaks.

“Itu hoax banget,” kata Syarif kepada wartawan di Taman Suropati, Menteng, Jakarta, Minggu (9/12/2018).

Sebelumnya, Polri dan KPK juga pernah diterpa hoaks. Beredar foto surat pemanggilan KPK yang ditujukan terhadap Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Dalam surat tersebut, Kapolri disebutkan terlibat tindak pidana korupsi penerimaan suap petinggi CV Sumber Laut Perkasa yang menyeret Basuki Hariman dan Patrialis Akbar saat menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

=====

Referensi:
1. https://news.detik.com/…/viral-agus-rahardjo-disebut-terlib…
2. https://jarrak.id/viral-rekening-gendut-milik-ketua-kpk-in…/
3. http://www.riaueditor.com/…/Viral-Rekening-Gendut-Milik-Ket…
4. https://turnbackhoax.id/…/salah-surat-pemanggilan-kapolri-…/