[SALAH] “MASJID INI DIBAKAR BARU TADI”

Post sumber menggunakan modus “Minta komentar Amin”. Waktu kejadian yang benar adalah di 1 Agustus lalu, bukan “baru tadi” seperti yang disebutkan di narasi post sumber. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

======

KATEGORI

Disinformasi.

======

SUMBER

http://bit.ly/2D6ASVe, post oleh Page “Yusuf Mansyur” (facebook.com/yusufmansyurfansss), sudah dibagikan 11.938 kali per tangkapan layar dibuat.

======

NARASI

“MASJID INI DIBAKAR BARU TADI.. JIKA ANDA ISLAM KOMEN AAMIIN, YA ALLAH SELAMATKANLAH RUMAHMU INI DARI API AAMIIN…

Saya bersumpah akan bagikan gambar ini. Ucapan adalah doa.”

======

PENJELASAN

(1) Tribun: “Dibalik Unggahan Minta Like, Bagikan, dan Katakan Amin di Facebook Ternyata Ada Bisnis Terselubung

Biasanya postingan tersebut ditambahi oleh foto-foto mengenaskan yang menyuruh netizen berdoa dan mengatakan ‘amin’ di kolom komentarnya dan tak luput meminta like.

Ternyata ada modus bisnis gelap yang terselubung di dalamnya.”, selengkapnya di (1) bagian REFERENSI.

——

(2) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang Salah

Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”. Post menyebutkan waktu kejadian “baru tadi” untuk membuat premis bahwa kejadiannya adalah terjadi tidak lama sebelum post dibuat, padahal kejadian sebenarnya adalah di 1 Agustus.

——

(3) MITRATODAY: “Si Jago Merah, Hanguskan Masjid Mardhatillah Pasar Bengkulu”, selengkapnya di (2) bagian REFERENSI.

——

(4) Bengkulu Ekspress: “Masjid di Pasar Bengkulu Terbakar”, selengkapnya di (3) bagian REFERENSI.

======

REFERENSI

(1) http://bit.ly/2D4aQSg, Tribun: “Dibalik Unggahan Minta Like, Bagikan, dan Katakan Amin di Facebook Ternyata Ada Bisnis Terselubung

Rabu, 20 Desember 2017 14:30

(foto)
Net
facebook

SERAMBINEWS.COM – Mungkin kita sudah sering menjumpai postingan yang mengemis like dan share di Facebook.

Biasanya postingan tersebut ditambahi oleh foto-foto mengenaskan yang menyuruh netizen berdoa dan mengatakan ‘amin’ di kolom komentarnya dan tak luput meminta like.

Ternyata ada modus bisnis gelap yang terselubung di dalamnya.

Sosial media tersebut sengaja digunakan untuk menyebarluaskan topik-topik yang menyedihkan hingga mengharukan.

Setelah disebarluaskan dan mendapat banyak like, biasanya facebook akan menghubungi akun yang populer tersebut guna memasang iklan di halaman orang tersebut.

Setelah itu, ia akan dapat uang dari keuntungan menjual akun tersebut.

Perlu diketahui, postingan dengan 100.000 like bisa dijual dengan harga USD 150 atau Rp 2 juta.

Bahkan terkadang ada juga pihak yang menghargai sampai USD 200.

Itu seberapa cepat like itu diperoleh.

Seraya dengan diatas, unggahan di Facebook yang cenderung memaksa pengguna untuk melakukan tindakan-tindakan seperti like (menyukai), share (membagikan), tag (menyebut teman), atau comment(mengomentari), bisa disebut sebagai spam atau lebih spesifik diistilahkan ” engagement bait”.

Salah satu contohnya adalah kuis atau foto yang diberi embel-embel “tag a friend who likes to nap!” (sebut teman yang suka tidur).

Unggahan tersebut akan mulai diawasi oleh Facebook.

Layanan yang dirancang Mark Zuckerberg itu memanfaatkan Machine Learning (ML) untuk mendeteksi unggahan-unggahan tersebut.

Jika sebuah akun atau Page berulang kali mengunggah hal-hal yang engagement bait, Facebook akan memblokirnya selama beberapa minggu. Hukuman itu masih bersifat sementara, untuk mengedukasi sekaligus memberi ruang adaptasi bagi pengguna.

“Ke depan, kami akan terus mencari cara untuk meningkatkan layanan kami dan memberantasi engagement bait,” kata perwakilan Facebook, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Selasa (19/12/2017), dari TheVerge.

“Kami ingin mereduksi konten-konten yang bersifat spam, sensasional, atau palsu, dalam rangka mempromosikan konten yang lebih bermakna dan otentik di Facebook,” ia menambahkan.

Secara bertahap, Facebook berjanji akun-akun yang menyebarkan konten engagement bait pelan-pelan akan hilang dari peredaran, terlebih dari jejeran Top Post.

Facebook juga secara berkala mengkaji algoritmanya agar tak bersahabat dengan konten yang click bait, video spam, atau unggahan-unggahan sampah lainnya. (*)

Editor: faisal
Sumber: TribunWow.com”

——

(2) http://bit.ly/2xke6Ut, MITRATODAY: “(foto)

Si Jago Merah, Hanguskan Masjid Mardhatillah Pasar Bengkulu
Posted by: redaksi Agustus 1, 2018

Bengkulu, mitratoday.com – Masjid Mardhatilla yang juga merupakan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Jalan Enggano Kelurahan Pasar Bengkulu, Kota Bengkulu nyaris ludes terbakar dilahap kobaran api, Rabu (01/08/2018).

Berkat aksi cepat tanggap dari Dinas PBK Kota Bengkulu, dalam waktu satu jam api berhasil dipadamkan dengan mengerahkan 8 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) turut dibantu oleh warga serta pihak Kepolisian setempat.

Endang Aprizal, Kepala Bidang Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) Kota Bengkulu menyatakan belum dapat dipastikan penyebab terbakarnya rumah ibadah tersebut.

“Secara pasti kita belum tau penyebab kebakaran ini, tapi yang jelas kalu rumah kan ada kompor ya, tapi ini belum jelas, sepertinya dari material listrik. Tidak berselang lama setelah jamaah sholat ashar ini kejadia,” ungkap Endang Aprizal.

“Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, kita langsung mengontak pos 4 Kampung Kelawi untuk langsung meluncur kesini. Sampai saat ini, sekitar 8 unit mobil yang kita turunkan. Melihat dari kondisi bangunan, kerugian yang dialami tidak kurang dari Rp 200 juta serta tidak ada korban jiwa”, tegasnya.

(foto)

Di tempat yang sama, Lurah Pasar Bengkulu, Ilham Martini mengatakan bahwa dirinya tidak tau pasti kejadian kebakaran tersebut, karena dirinya sedang tidak berada di lokasi kejadian.

“Tadi dapat laporan ada kebakaran, langsung kesini. Karena yang terbakar ini rumah ibadah, warga gotong royong dengan mengambil air seadanya ada juga yang menelpon blangwir (Damkar),” kata Ilham Martini. (Dian)”

——

(3) http://bit.ly/2D7KaA7, Bengkulu Ekspress: “Masjid di Pasar Bengkulu Terbakar

Redaksi Terkini 1 Agustus 2018 458 Kasus dan peristiwa, Seputar Kota

(foto)
Foto : IST

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Kota Bengkulu. Kali ini sijago Merah melalap bagian atas atap Masjid Mardhatillah, di Jalan Enggano, Kelurahan Pasar Bengkulu Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu. Kebakaran terjadi pada Rabu (1/8), sekitar pukul 17.00 WIB.

Salah seorang warga di Pasar Bengkulu menjelaskan kepada Bengkulu Ekspress, dirinya mengetahui ada kebakaran karena ada yang teriak, setelah dicari sumber suara memang benar asap hitam sudah mengepul keluar dari atap Masjid Mardhatillah itu.

“Melihat kebakaran itu langsung menelpon pihak Damkar dan ada juga warga yang mencoba memadamkan dengan air seadanya. Ada juga yang mengeluarkan barang-barang yang ada di dalam masjid itu,” ucapnya.

Api terlihat pertama kali dari bagian atap masjid dan melahap sampai ke kubah masjid. Warga sekitar pun panik dan berisiniatif membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya, sambil menunggu Dinas Pemadam Bahaya Kebakaran dan Penyelamatan (DPBKP) Kota Bengkulu, tiba di TKP (Tempat Kejadian Perkara).

“Ya kita menerima telepon dari warga sekitar jika ada kebakaran. Saya langsung perintahkan petugas untuk berangkat. Alhamdulillah api sudah berhasil kita padamkan sekarang ini,” terang Kepala Dinas Pemadam Bahaya Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Saiful Apandi SSos kepada Bengkulu Ekspress, sore (1/8/2018).

Setelah beberapa menit kebakaran terjadi, sebanyak 6 unit mobil damkar tiba di lokasi kebakaran. Petugas (DPBKP) langsung bergerak cepat memadamkan api. Sekitar pukul 17.45 WIB, api sudah berhasil dijinakkan.

Saiful Afandi menjelaskan, ”Jika melihat api pertama kali muncul kemungkinan besar kebakaran terjadi akibat korsleting arus pendek listrik, tetapi untuk penyebab lebih pastinya kita tunggu dari pihak Kepolisian saja,” ucapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini. Sementara kerugian yang ditimbulkan sejauh ini masih ditaksir pengurus masjid setempat. (529)”.

======

CATATAN

Page SUMBER tidak atau belum terverifikasi, sikapi dengan bijak.

======

Sumber: https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/748792258786645/