[SALAH] Mulai Juli, Harga Pertamax Turun ke Rp12.800 per Liter

Politik Mafindo

[SALAH] Mulai Juli, Harga Pertamax Turun ke Rp12.800 per Liter
Narasi

Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Agus Wijaya Kusuma” pada Rabu (1/7/2026) yang mengklaim sejumlah BBM non subsidi mengalami penyesuaian harga. Unggahan beserta narasi :

“Update! Harga BBM Non Subsidi TURUN

Harga sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi mengalami penyesuaian.

Jenis BBM yang Turun

Pertamax Turbo Rp15.200/liter → Rp14.050/liter

Dexlite Rp16.300/liter → Rp16.150/liter

Pertamina Dex Rp18.800/liter → Rp16.750/liter

Pertamax Rp13.900/liter → Rp12.800/liter”

Hingga Senin (13/7/2026) unggahan telah mendapatkan 40-an tanda suka dan menuai 30-an komentar.

Penjelasan

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri dengan memasukkan kata kunci “pertamax turun ke Rp12.800 per liter” ke mesin pencarian Google. Hasil pencarian mengarah ke pemberitaan kompas.com berjudul “Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Juli 2026, Pertamax Turbo hingga Dexlite Turun” yang terbit pada Rabu (1/7/2026).

Berdasarkan daftar harga resmi yang berlaku per 1 Juli 2026, harga BBM non subsidi Pertamina memang mengalami penyesuaian di sejumlah wilayah. Namun, harga Pertamax tidak turun menjadi Rp12.800 per liter seperti yang diklaim dalam unggahan.

Di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, harga Pertamax tercatat sebesar Rp16.250 per liter. Sementara itu, di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, harga Pertamax mencapai Rp17.000 per liter.

TurnBackHoax kemudian membandindingkan informasi tersebut dengan daftar harga BBM yang dipublikasikan melalui kanal resmi Pertamina. Hasilnya menunjukkan tidak ada wilayah yang menetapkan harga Pertamax sebesar Rp12.800 per liter pada Juli 2026.

Kesimpulan
Faktanya, daftar harga resmi BBM Pertamina per 1 Juli 2026 menunjukkan harga Pertamax masih berada di kisaran Rp16.250–Rp17.000 per liter, tergantung wilayah. Jadi, unggahan berisi klaim “mulai Juli, harga Pertamax turun ke Rp12.800 per liter” adalah konten palsu (fabricated content).
Hasil Periksa fakta
Referensi