[PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Alat Bantu Disabilitas Gratis dari Pemerintah

Hadiah Mafindo

[PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Alat Bantu Disabilitas Gratis dari Pemerintah
Narasi

Akun Facebook “Ade Lukman Al Amin” pada Minggu (28/6/2026) membagikan foto [arsip] dengan narasi:

“ALAT BANTU DISABILITAS Untuk mendukung kemandirian, kenyamanan, dan kesetaraan bagi semua. 

CONTOH ALAT BANTU KURSI RODA, TONGKAT/KRUK, ALAT BANTU DENGAR, TONGKAT TUNANETRA, ALAT BACA BRAILLE

GRATIS! TANPA DIPUNGUT BIAYA DAFTAR SEKARANG W2[dot]DAFTAR-SEGERA[dot]SITE”

Unggahan disertai takarir:

Pemerintah RI kini Menyediakan Alat Bantu Disabilitas,Segera daftar bagi yang membutuhkan. INFO PENDAFTARAN KLIK DAFTAR DIBAWA👇

Per Senin (6/7/2026) konten tersebut telah mendapat 1 tanda suka dan menuai 1 komentar dari pengguna Facebook lainnya.

Penjelasan

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan pada profil akun Facebook “Ade Lukman Al Amin”. Diketahui, tautan mengarah ke halaman mencurigakan berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.

TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “bantuan alat bantu disabilitas dari pemerintah” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke artikel detik.com “Cara Dapat Alat Bantu Penyandang Disabilitas Gratis, Ini Syaratnya”, tayang Rabu (24/6/2026). Artikel ini menyebut bahwa pemerintah menyediakan program bantuan alat bantu gratis bagi penyandang disabilitas yang dapat diakses melalui 3 jalur, antara lain:

  1. Jalur BPJS Kesehatan dengan mendatangi langsung fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

  2. Jalur Kementerian Sosial (Kemensos) dengan mengajukan permohonan melalui Sentra Kemensos atau organisasi disabilitas.

  3. Jalur pemerintah daerah dengan mengajukan permohonan ke Dinas Sosial.

Kesimpulan
Tautan terindikasi penipuan/phising karena mengarahkan pengguna ke halaman mencurigakan berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi. Unggahan foto berisi klaim “tautan pendaftaran alat bantu disabilitas gratis dari pemerintah” merupakan konten palsu (fabricated content).
Hasil Periksa fakta
Referensi