[SALAH] Video Warga Aceh Tamiang Rebutan Peluk Anies: Beban Kami Langsung Hilang

Politik Mafindo

[SALAH] Video Warga Aceh Tamiang Rebutan Peluk Anies: Beban Kami Langsung Hilang
Hasil Periksa fakta

Salah Kategori Berita: Politik Sumber: twitter.com

Narasi

Akun X “MichelAdam1515” pada Jumat (2/12/2026) mengunggah video [arsip] yang dengan narasi:

Anies pemimpin yang mencintai dan dicintai oleh rakyat. 

#PrabowoDiUjungTanduk 

"Warga Aceh Tamiang Rebutan Peluk Anies: Beban Kami Langsung Hilang"

Per Kamis (8/12/2025) video itu sudah ditonton 39 ribu kali, disukai lebih dari  2 ribu kali, dibagikan 476 kali dan menuai 203 komentar.

Penjelasan

Dalam video klaim tersebut terdapat logo FAJAR.CO.ID, maka Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (Turnbackhoax) menelusuri kebenaran klaim dengan cara memasukan kata kunci "Warga Aceh Tamiang Rebutan Peluk Anies: Beban Kami Langsung Hilang site:fajar.co.id" ke mesin pencarian Google. Hasilnya, memang ditemukan artikel dari fajar.co.id dengan judul “Warga Aceh Tamiang Rebutan Peluk Anies: Beban Kami Langsung Hilang”, namun dalam artikel media tersebut tidak terdapat video seperti pada klaim.


TurnBackHoax menelusuri lebih lanjut kebenaran klaim dengan memasukkan potongan gambar dari video tersebut ke Google Lens. Hasil penelusuran ditemukan video serupa pada akun media sosial Instagram dengan nama pengguna nasution.maksum, yang diunggah pada Kamis (11/12/2025). Video serupa lain juga diunggah pada kanal Youtube dengan nama akun “@anakabahsolid25”, video dengan keterangan “Momen Abah Anies Baswedan Makan Bersama Warga Karanganyar Solo Jawa Tengah” yang diunggah pada Selasa (16/12/2025).


Postingan dengan caption makan soto bersama Abah Anies dan terlihat Anies Baswedan sedang makan bersama warga dan berinteraksi menggunakan bahasa Jawa “tanduk angsal nopo mboten niki?” yang artinya dalam bahasa Indonesia “nambah boleh apa tidak?”.

Kesimpulan
Faktanya, video tersebut kemungkinan besar direkam di Karanganyar Solo, Jawa Tengah bukan di Aceh Tamiang. Jadi unggahan video berisi narasi “Warga Aceh Tamiang rebutan peluk Anies: beban kami langsung hilang” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Referensi