[SALAH] Pemkab Sampang Alergi Muhammadiyah

Agama Mafindo

[SALAH] Pemkab Sampang Alergi Muhammadiyah
Hasil Periksa fakta

Salah Kategori Berita: Agama Sumber: facebook.com

Narasi
Beredar unggahan foto [arsip] pada Selasa (16/12/2025) dari akun TikTok “Rudal Balistik” berisi narasi:
“PEMKAB SAMPANG ALERGI MUHAMMADIYAH”.
Per Senin (5/1/2026), unggahan tersebut telah mendapat 900-an tanda suka, 400-an komentar, dan dibagikan ulang 60-an kali oleh pengguna TikTok lainnya.

Penjelasan

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Pemkab Sampang alergi Muhammadiyah” di kolom pencarian Google. Penelusuran mengarah ke pemberitaan detik.comMendikdasmen Abdul Mu'ti Ditolak Pemkab Berkegiatan di Pendopo Sampang”. 

Berita yang tayang (16/12/2025) itu memuat pembatalan izin sepihak atas penggunaan Pendopo Kabupaten Sampang sehari sebelum pelaksanaan Milad ke-114 Muhammadiyah yang dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. Akibatnya, kegiatan dialihkan ke Pondok Pesantren Al Ittihad di Camplong dan PKBM Al-Hikmah di Karang Penang. 

Lebih lanjut, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sampang, Mohammad Soleh, menyatakan kekecewaannya atas pembatalan tersebut dan menegaskan bahwa panitia telah menempuh seluruh prosedur administrasi sesuai ketentuan Pemkab Sampang. 

Namun, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sampang yang menyebutkan bahwa mereka bersikap alergi terhadap Muhammadiyah.

TurnBackHoax kemudian menganalisis konten menggunakan alat pendeteksi AI, Undetectable. Diketahui, gambar merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligelnce/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99 persen.

Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim “Pemkab Sampang alergi Muhammadiyah”.

Kesimpulan
Konten yang beredar adalah hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99%. Jadi, unggahan berisi klaim “Pemkab Sampang alergi Muhammadiyah” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Referensi