[SALAH] Video “Pertemuan Damai Jokowi dan Roy Suryo”

Politik Mafindo

[SALAH] Video “Pertemuan Damai Jokowi dan Roy Suryo”
Hasil Periksa fakta

Salah Kategori Berita: Politik Sumber: facebook.com

Narasi

Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Budaya daerah  2” pada Rabu (15/10/2025), isinya memperlihatkan sosok pria (yang diklaim sebagai Joko Widodo dan Roy Suryo) sedang berjabat tangan.

Unggahan disertai narasi:

“Kabar terbaru datang dari Roy Suryo dan pak Joko Widodo tiba-tiba saat Roy Suryo adakan pertemuan malah yang datang pak Joko Widodo dan akhirnya mereka bersalaman”.

Hingga Senin (5/1/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 4.480 tanda suka, 1.100-an komentar, serta dibagikan ulang lebih dari 100 kali.

Penjelasan

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “perdamaian antara jokowi dan roy suryo cs” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan sebagai berikut:

  • Berita tvonenews.com “Roy Suryo Ogah Damai dengan Jokowi, Kuasa Hukum sebut Alasan Utamanya”. Berita yang tayang Sabtu (27/12/2025) itu melaporkan bahwa Roy Suryo tak ingin damai dengan Jokowi. Ia sangat yakin bahwa ijazah Jokowi palsu. Roy Suryo tidak ingin bangsa Indonesia ditipu dengan selembar ijazah palsu yang telah memuluskan jalan Jokowi menjadi Presiden RI.

  • Berita di kanal YouTube metro tv “Jokowi Buka Kesempatan Damai, Tapi Roy Suryo Tidak!”. Berita yang tayang Senin (22/12/2025) itu melaporkan  bahwa di tengah polemik terkait tudingan ijazah palsu yang menghebohkan publik, mantan Presiden Jokowi membuka peluang untuk memberikan amnesti kepada para tersangka yang terlibat dalam kasus ini. Namun, peluang damai tersebut tidak berlaku bagi Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa, yang tetap berstatus sebagai tersangka dalam kasus ini.

Dari pengamatan TurnBackHoax, terlihat ada kejanggalan dalam video tersebut, salah satunya gerakan tangan ketika bersalaman yang terlihat tidak alami. TurnBackHoax kemudian menganalisis konten menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, konten merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,8 persen.

Kesimpulan
Konten yang beredar adalah hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,8 persen. Jadi, unggahan berisi klaim “pertemuan damai Jokowi dan Roy Suryo” merupakan konten palsu (fabricated content).
Referensi