[SALAH] BERUSAHA MENGELABUI UMAT ISLAM, ISRAEL MENGUBAH KODE PRODUKNYA DARI 729 MENJADI 871

Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga

Faktanya, barcode untuk produk Israel adala 729 dan tidak berubah. Sementara untuk kode produk 871 adalah milik Belanda.

Selengkapnya ada di penjelasan.

=====
[KATEGORI]: FABRICATED CONTENT/Konten Palsu

=====
[SUMBER]: FACEBOOK
https://ghostarchive.org/archive/Dnpel

=====
[NARASI]:

“Info: Barcode Produk Isr4el 729, Stlah di Boikot Jadi 871 Untuk Mengelabui Umat Islam, Jgn di Beli Klo Barcodnya 729 atau 871.”

=====
[PENJELASAN]:

Beredar sebuah unggahan melalui media sosial Facebook, yang berisi informasi mengenai kode batang (barcode) untuk produk dari Israel telah berubah, yaitu dari 729 menjadi 871. Akun Facebook bernama Jamur Tiram ini menyebutkan bahwa perubahan barcode ini dilakukan oleh Israel untuk mengelabui umat Islam. Oleh karena itu, akun ini mengimbau masyarakat agar tidak membeli produk dengan barcode yang berawalan 729 dan 871. Lalu apakah benar barcode untuk produk Israel telah berubah dengan tujuan mengelabui umat Islam?

Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, ditemukan beberapa artikel yang telah membahas mengenai informasi yang beredar ini. Dari berbagai penjelasan yang ada, diketahui bahwa perubahan barcode produk Israel tersebut merupakan informasi yang keliru.

Perlu diketahui, barcode pada setiap produk yang beredar di masyarakat, memiliki kode-kode unik tertentu yang menunjukkan informasi tentang lokasi perusahaan/kantor pusat perusahaan yang memiliki produk tersebut berada. Melansir dari artikel Cekfakta Tempo.com, organisasi nirlaba yang memberikan nomor unik dalam barcode adalah GS1. Dalam laman resminya, GS1 memuat daftar yang memuat angka awalan barcode untuk setiap entitas. Angka awalan 729 merupakan kode GS1 Israel. Namun, angka 870-879 merupakan kode GS1 Belanda.

Dalam klarifikasi lebih lanjut, bagian FAQ GS1 secara eksplisit menyatakan,

“Nomor barcode EAN-13 selalu dimulai dengan awalan GS1 dari organisasi anggota GS1 yang mengalokasikan nomor barcode tersebut. Awalan GS1 tidak menunjukkan bahwa produk tersebut diproduksi di negara tertentu atau oleh produsen tertentu, karena produk tersebut mungkin dapat diproduksi di mana pun di dunia.”

Jadi dapat disimpulkan bahwa informasi yang menyatakan bahwa barcode untuk produk Israel telah berubah dari 729 menjadi 871, merupakan informasi palsu atau fabricated content. Israel tidak mengubah kode untuk barcode produk mereka. Kode negara pada barcode produk pun hanya menunjukkan lokasi asal perusahaan/kantor pusat dari sebuah produk tersebut. Sementara untuk produksinya, dapat dilakukan dimanapun di seluruh dunia.

=====
[REFERENSI]:

https://cekfakta.tempo.co/fakta/1394/sesat-barcode-dengan-angka-awal-729-dan-871-tandakan-produk-israel

https://www.indiatvnews.com/fact-check/fact-check-israel-hamas-conflict-barcode-change-729-871-misleading-post-social-media-platforms-twitter-gs1-2023-11-23-904139

=====
https://www.facebook.com/share/p/H7ZVdfPNzoU3Lnsg/?mibextid=oFDknk