[SALAH] Gerhana Matahari Hibrida Pertanda Pembaiatan Imam Mahdi

Hasil periksa fakta Arief Putra Ramadhan.

Tidak benar. Gerhana matahari hibrida hanya berlangsung selama 1 hingga 2 kali dalam seabad, dan terkahir sudah terjadi pada 20 April 2023. Kemunculan Imam Mahdi juga tidak ada hubungannya dengan gerhana matahari.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
==========
Kategori: Konteks yang salah

Beredar sebuah pesan berantai yang menunjukan gambar fenomena gerhana matahari hibrida yang terjadi pada tanggal 25 Maret 2024. Fenomena tersebut juga dikaitkan dengan kemunculan Imam Mahdi.

NARASI:
Badan Meteorologi, klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan akan adanya “Gerhana Bulan Penumbra”. Pada tanggal 25 Maret 2024. “Gerhana Matahari Total” Akan terjadi pada tanggal 8 April 2024, betepatan pada akhir Ramadhan 2024 sebelum lebaran Idul Fitri (Namun gerhana ini tidak melintas di Indonesia)

“Siapkanlah diri kita dengan keimanan, jika sudah waktunya tiba, maka kita akan menjadi pengikutnya. (Semoga Allah mengumpulkan kita semua bersama orang-orang yang Allah cintai) amiinn.
#bmkg#infobencana#infoterkini#beritaviral

Sumber: WhatsApp
==========

PENJELASAN:
Berdasarkan hasil penelusuran, fenomena gerhana matahari hibrida tidak ada hubungannya dengan munculnya Imam Mahdi. Informasi tersebut juga pernah beredar pada bulan April 2023.

Gerhana matahari hibrida adalah perpaduan dari gerhana matahari total dan gerhana matahari cincin. Selain itu, kabar terkait dengan fenomena tersebut yang terjadi pada 25 Maret 2024 adalah tidak benar. Gerhana matahari hibrida hanya berlangsung selama 1 hingga 2 kali dalam seabad, dan terkahir sudah terjadi pada 20 April 2023.

Dilansir dari Suara.com, berdasarkan isu yang beredar terjadinya gerhana matahari hibrida akan menjadi momen munculnya Imam Mahdi. Hal ini lantas membuat masyarakat panik. Apalagi, kemunculan Imam Mahdi dipercaya sebagai tanda-tanda hari kiamat.

Melihat banyaknya informasi tersebut, Buya Yahya mengatakan, kemunculan Imam Mahdi memang dipercaya akan terjadi. Hal ini juga sebagai pertanda hari akhir. Namun, kemunculannya itu tidak ada hubungannya dengan gerhana matahari.

Dengan demikian, informasi terkait dengan fenomena gerhana matahari hibrida yang terjadi pada Maret 2024 serta munculnya Imam Mahdi adalah tidak benar, sehingga masuk ke dalam kategori konteks yang salah.

REFERENSI:
https://youtu.be/iIxOYziW3R4
https://www.suara.com/lifestyle/2023/04/19/123500/gerhana-di-bulan-ramadhan-benarkah-tanda-kedatangan-imam-mahdi-ini-penjelasan-buya-yahya