[SALAH] DARI JAMAN BELANDA SAMPAI SEKARANG TETAP SAMA PERLAKUAN MEREKA KPD RAKYAT MISKIN

Hasil Periksa Fakta Vinanda (Relawan Mafindo)

Faktanya video yang digunakan merupakan cuplikan sebuah film pendek karya penemu sinematografi, Auguste & Louis Lumière (Lumière bersaudara) yang berlatar di Vietnam. Film ini berjudul “Enfants annamites ramassant des sapèques devant la pagode des dames” yang ditayangkan pada tahun 1901. Perempuan dalam video tersebut adalah istri dari Gubernur-Jenderal wilayah kekuasaan Prancis di Indochina pada saat itu.

==========================
KATEGORI: KONTEN YANG MENYESATKAN
Penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu atau individu.

==========================
NARASI
Beredar sebuah video berlatar hitam putih di Whatsapp yang menampilkan dua orang perempuan melemparkan sesuatu dan dipunguti oleh beberapa anak kecil. Video tersebut disebarkan dengan narasi “DARI JAMAN BELANDA SAMPAI SEKARANG TETAP SAMA PERLAKUAN MEREKA KPD RAKYAT MISKIN,”

==========================
PENJELASAN:
Sebuah video berlatar hitam putih beredar di platform Whatsapp. Video ini memperlihatkan dua sosok perempuan melemparkan sesuatu dan kemudian dipunguti oleh anak-anak. Video ini dinarasikan seolah merupakan perlakuan koloni Belanda kepada masyarakat Indonesia di masa penjajahan.

Video tersebut disandingkan dengan video lain yang menampakkan Ketua Umum Partai PAN, Zulkifli Hasan, sedang membagikan susu gratis kepada masyarakat melalui atap mobil.

Ketika dilakukan penelusuran fakta dari video yang diklaim sebagai video koloni Belanda, ditemukan fakta bahwa video tersebut aslinya merupakan cuplikan sebuah film pendek karya penemu sinematografi, Auguste & Louis Lumière (Lumière bersaudara). Film tersebut berjudul “Enfants annamites ramassant des sapèques devant la pagode des dames” yang ditayangkan pada tahun 1901.

Cuplikan film pendek yang beredar ini memperlihatkan sekitar 20 anak Annam (sebuah kota di Vietnam yang dulunya merupakan wilayah kekuasaan Prancis pada tahun 1884) sedang memunguti koin (quian) yang mereka sebut sebagai sapeks, atau sapèques yang dilempar oleh dua orang perempuan di depan sebuah Pagoda.
Koin itu berbentuk bulat dan terdapat lubang berbentuk persegi di tengahnya, sehingga mudah untuk dibawa dengan cara diikat menggunakan seutas tali.

Sebelumnya, video yang sama beredar pada September 2022 dengan klaim perempuan dalam video merupakan Ratu Elizabeth II yang sedang memberikan makanan kepada anak-anak Afrika dengan cara dilempar. Narasi tersebut sudah dilakukan cek fakta oleh Mafindo.

========================
REFERENSI:
(1)      https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Auguste_%26_Louis_Lumi%C3%A8re-_Enfants_annamites_ramassant_des_sap%C3%A8ques_devant_la_pagode_des_dames_(1900).webm
(2)    https://catalogue-lumiere.com/enfants-annamites-ramassant-des-sapeques/
(3)    https://turnbackhoax.id/2022/09/14/salah-video-ratu-elizabeth-melemparkan-makanan-ke-anak-anak-di-afrika/
(4) https://cekhoax.id/cek-fakta/salah-dari-jaman-belanda-sampai-sekarang-tetap-sama-perlakuan-mereka-kpd-rakyat-miskin