[SALAH] Peneliti Australia Sebut : Jokowi Presiden Tak Berkemampuan Tapi Memiliki Daya Rusak

Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)

Faktanya, tangkapan layar artikel tersebut merupakan hasil editan.

Selengkapnya ada di penjelasan.

=====

[KATEGORI]: MANIPULATED CONTENT/Konten yang Dimanipulasi

=====

[SUMBER]: FACEBOOK

https://www.facebook.com/100072977272093/videos/297925939228732/

https://archive.cob.web.id/archive/1684837808.781842/index.html

=====

[NARASI]:

“Korupsi bukan kejahatan yang luar biasa tapi pengkhianatan terhadap bangsa dan negara, harusnya ditindak secara militer.”

=====

[PENJELASAN]:

Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook, yang menampilkan hasil tangkapan layar dari sebuah artikel media online dengan judul, “Peneliti Australia Sebut : Jokowi Presiden Tak Berkemampuan Tapi Memiliki Daya Rusak”. Gambar ini diunggah pada tanggal 21 Mei 2023, oleh akun Facebook dengan nama Martine Lee.

Namun setelah dilakukan penelusuran, ditemukan sebuah fakta yang menunjukkan bahwa informasi yang beredar ini merupakan hoaks. Tangkapan layar tersebut diketahui merupakan hasil suntingan dari artikel asli milik media IDNToday News yang diunggah pada 4 September 2020 dengan judul, “Peneliti Australia Sebut Jokowi Seperti Walikota di Istana Presiden”.

Hoaks ini merupakan hoaks lama yang telah beredar sejak Oktober 2022 lalu. Artikel debunk dengan topik yang sama telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id dengan judul, “[SALAH] Judul Artikel IDNTODAY News “Peneliti Australia Sebut : Jokowi “ Presiden Tak Berkemampuan ” Tapi Memiliki Daya Rusak” yang diunggah pada 5 Oktober 2022 dan dengan judul yang sama, yang diunggah pada Desember tahun 2022.

Jadi dapat disimpulkan bahwa tangkapan layar artikel yang berjudul “Peneliti Australia Sebut : Jokowi Presiden Tak Berkemampuan Tapi Memiliki Daya Rusak”, merupakan hoaks kategori manipulated content atau konten yang dimanipulasi.

=====

[REFERENSI]: