[SALAH] DRIVER OJOL MENINGGAL AKIBAT VAKSIN COVID-19

Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.
Faktanya driver ojol tersebut terduduk karena sedang sakit, tidak ada hubugannya dengan Covid-19 maupun vaksinnya dan driver tersebut masih hidup.

====

[KATEGORI]: Konten yang menyesatkan

====

[SUMBER]:
https://archive.cob.web.id/archive/1676552007.428025/singlefile.html (Facebook)

====

[NARASI]: Seorang driver ojol meninggal dunia dalam keadaan mengendarai kendaraan ojolnya, tubuhnya kaku.
Akhir-akhir ini banyak kematian mendadak tapi gak diekspos media. Pun kematian mendadak ini banyak yang menimpa para driver ojek online (ojol). Patut dicurigai kematian mendadak akibat dari cairan setan dalam botol niskav.
Yang sudah di niskav perbanyak istighfar dan bertaubat, jauhi perkataan dan perbuatan yang sia-sia.

====

[PENJELASAN]:
Beredar video di media sosial facebook dari akun bernama Anton Infinity yang menampilkan seorang driver ojek online terduduk kaku di atas motornya. Narasi dalam video tersebut mengatakan bahwa driver ojek online tersebut meninggal mendadak akibat efek samping vaksin Covid-19.

Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan video identik dengan video klaim tersebut. Video tersebut identik dengan video unggahan channel youtube BINUSTV Channel dengan judul “[Headline] Seorang Driver Ojek Online Terdiam Kaku di Atas Motor” yang tayang pada 17 Maret 2020.

Melansir detik.com, Michael Reza Say selaku Vice President Regional Corporate Affairs Gojek menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Mataram, driver tersebut tidak meninggal dunia dan sama sekali tidak terdampak virus Covid-19.

Pihak Gojek juga sudah melakukan pengecekan ke lapangan. Setelah dilakukan pengecekan, driver ojol tersebut sedang mengalami sakit dan saat ini sudah dapat kembali beraktivitas normal kembali.

Kombes Artanto selaku Kabid Himas Polda NTB mengatakan “Kejadian kemarin lusa. Driver sudah sehat dan beraktivitas seperti semula”.

Kombes Artanto kemudian membagikan sebuah video berdurasi 37 detik. Dalam video tersebut menampilkan polisi berbaju bebas dari Polsek Ampenan bersama driver ojol.

“Kami anggota Polsek Ampenan bertemu langsung bersama yang bersangkutan, yang sempat viral di video. Jadi yang bersangkutan sakit karena kecapekan, jadi bukan penyakit aneh-aneh yang beredar dan viral di medsos,” kata polisi dalam video tersebut.

Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa driver ojol meninggal akibat vaksin Covid-19 tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang menyesatkan.

[REFERENSI]:
https://www.kompas.com/cekfakta/read/2023/02/16/175700982/-hoaks-pengendara-ojek-online-meninggal-di-atas-motor-akibat-vaksin?page=all

https://news.detik.com/berita/d-4944778/gojek-pastikan-driver-duduk-membeku-di-atas-motor-tak-terkait-corona