[SALAH] TENTARA CINA MULAI BERAKSI DAN BERANI MELAWAN TENTARA INDONESIA

Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.
Faktanya, video tersebut bukanlah video rusuh antara tentara Cina dan tentara Indonesia, melainkan video cekcok antara personel polisi dengan TNI di Aceh terkait dengan penertiban tambang emas ilegal di Gamping Bangkeh, Kecamatan Geumpang, Aceh.

====

[KATEGORI]: Konten yang menyesatkan

====

[SUMBER]: https://archive.cob.web.id/archive/1671546348.244117/singlefile.html

[NARASI]: *COPAS*, Kedaulatan negara bagaimana?, Tentara Cina SDH mulai beraksi dan SDH berani melawan tentara kita,Krn dia SDH membawa senjata perorangan,mulai beraksi dr kelompok kecil..alasannya pengamanan aset”nya : kebon sawit dll nya..cina udah berani.

====

[PENJELASAN]:
Akun twitter @Wongcerbon9661 membagikan sebuah video dengan narasi yang menyatakan bahwa tentara Cina sudah mulai beraksi dan berani melawan tentara Indonesia dengan membawa senjata dan mulai beraksi dari kelompok kecil dengan alasan pengamanan aset seperti kebon sawit dan lainnya.

Berdasarkan penelusuran, video yang diunggah akun twitter @Wongcerbon9661 tersebut bukanlah video rusuh antara tentara Cina dan tentara Indonesia, melainkan video cekcok antara personel polisi dengan TNI di Aceh terkait dengan penertiban tambang emas ilegal di Gamping Bangkeh, Kecamatan Geumpang, Aceh.

Melansir cnnindonesia.com, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy mengatakan itu terjadi saat polisi menertibkan tambang emas ilegal di Gampong Bangkeh.

Awalnya, polisi menertibkan penambangan liar yang melibatkan beberapa warga. Ada empat terduga penambang liar yang harus diperiksa. Termasuk satu unit alat berat ekskavator.

Warga menghentikan polisi saat hendak membawa tersangka ke Polda Aceh. Pengadangan terjadi tepatnya di Tower KM 12. Situasi berhasil ditenangkan.

Namun, di Jalan Geumpang-Meulaboh, KM 18 petugas kembali dicegat oleh sekelompok warga. Saat itu, ada sejumlah personel TNI dari Koramil Geumpang yang berupaya menenangkan warga.

Anggota polisi sempat terlibat cekcok dengan personel TNI yang bersama warga. Akan tetapi, situasi kembali tenang dan massa membubarkan diri.

“Setelah dilakukan negosiasi dan diberi pemahaman, akhirnya massa bubar dan tim kembali ke Polres dengan selamat. Alhamdulillah, kondisi saat ini sudah kondusif,” kata Winardy.

Berdasarkan pejelasan diatas klaim bahwa tentara Cina mulai beraksi dan berani melawan tentara Indonesia dengan membawa senjata dan mulai beraksi dari kelompok kecil dengan alasan pengamanan aset seperti kebon sawit dan lainnya adalah salah dan termasuk dalam konten yang menyesatkan.

Referensi:
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220630094221-12-815395/polisi-dan-tni-bersenjata-laras-panjang-cekcok-di-tambang-emas-aceh