[SALAH] Video Vladimir Putin Meminta Indonesia Angkat Senjata Melawan Australia

Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.

Bukan video Presiden Rusia Vladimir Putin yang meminta Indonesia untuk melawan Australia. Video tersebut merupakan video pidato Putin kepada Ibu para tentara Rusia yang ditugaskan dalam Perang Rusia-Ukraina.
Selengkapnya di bagian Penjelasan.

= = = = =

KATEGORI: Konten yang Menyesatkan/Misleading Content

= = = = =

SUMBER: TikTok
https://archive.cob.web.id/archive/1666855006.125696/singlefile.html

= = = = =

NARASI:

“”Pulau Pasir diklaim Australia” Vladimir Putin Menghimbau Indonesia Angkat Senjata”

= = = = =

PENJELASAN:

Akun TikTok dengan nama pengguna “__kalbarfyi” mengunggah sebuah video yang menunjukkan potongan video pidator Vladimir Putin. Video tersebut juga disertai dengan narasi yang menyatakan bahwa dalam video tersebut, Putin meminta Indonesia untuk melawan Australia yang mengklaim Pulau Pasir sebagai wilayahnya.

Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut bukan merupakan video Putin yang meminta Indonesia untuk melawan Australia. Video tersebut merupakan video pidato Putin kepada Ibu para tentara Rusia yang ditugaskan dalam Perang Rusia-Ukraina. Video serupa telah diunggah dalam kanal YouTube “The Telegraph” pada 8 Maret 2022 dengan judul video “’I understand your worry’ – Putin addresses mothers of Russian soldiers”.

Lebih lanjut, melansir dari detikNews, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Abdul Kadir Jailani menjelaskan bahwa Australia tidak mengklaim Pulau Pasir. Wilayah tersebut memang merupakan bagian dari Australia yang diwariskan oleh Inggris, sesuai dengan Ashmore and Cartier Act pada tahun 1993.

Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun TikTok dengan nama pengguna “__kalbarfyi” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

= = = = =

REFERENSI:

https://www.youtube.com/watch?v=zdH0FhnBWwY

https://news.detik.com/berita/d-6373724/penegasan-terbaru-kemlu-ri-soal-status-pulau-pasir

Penulis: Khairunnisa A.
Editor: Bentang Febrylian