[SALAH] Akun Twitter @VIVACoid Dinonaktifkan Setelah Beritakan Kematian Kolonel TNI AL Penemu Kokain Senial Rp 1 Triliun

Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)

Faktanya, akun Twitter @vivacoid tidak pernah dinonaktifkan karena menerbitkan artikel tentang kematian kolonel TNI AL penemu kokain senilai Rp 1 Triliun.

Selengkapnya ada di penjelasan.

=====

[KATEGORI]: FABRICATED CONTENT/Konten Palsu

=====

[SUMBER]: FACEBOOK

archive.fo/vx0y6

https://www.facebook.com/groups/indonesiabersuara2021/permalink/3504373089790466/

=====

[NARASI]:

“Sungguh sangat mencurigakan, akun viva id yang merupakan media resmi mampu di suspend hanya karena memberitakan tentang kasus meninggalnya kolonel angkatan Laut penemu kokain senilai 1 Triliun !!”

=====

[PENJELASAN]:

Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang menampilkan hasil tangkapan layar sebuah akun Twitter @VIVACoid. Dalam narasi unggahan tersebut dituliskan bahwa akun Twitter ini telah dinonaktifkan setelah memberitakan kasus meninggalnya seorang kolonel angkatan laut yang menemukan kokain senilai Rp 1 triliun. Terdapat pula sebuah hasil tangkapan layar sebuah artikel dari media VIVA.co.id yang menyatakan bahwa mereka melakukan penggantian terhadap sebuah judul artikel karena permintaan dari Cyber Operation Centre (COC) Satuan Siber TNI Angkatan Laut. Diketahui unggahan ini diunggah pada tanggal 22 Agustus 2022 dan telah mendapat banyak tanggapan dari pengguna Facebook lainnya. 

Namun setelah dilakukan penelusuran, ditemukan fakta bahwa klaim dari unggahan Facebook ini tentang kecurigaan terhadap nonaktifnya akun Twitter @vivacoid dan penggantian judul artikel di media tersebut sesuai permintaan Satuan Siber TNI AL adalah hoaks. Sampai pada unggahan Facebook ini dibuat, akun Twitter @VIVACoid tidak pernah nonaktif atau suspend. Akun Twitter ini masih aktif membuat unggahan dan tidak ada informasi resmi tentang akun ini dinonaktifkan.

Selain itu perihal artikel dari viva.co.id, tentang judul yang diganti sesuai permintaan Satuan Siber TNI AL, ternyata tidak ada sangkut pautnya dengan kecurigaan di dalam unggahan Facebook tersebut. Di dalam artikel aslinya, media viva.co.id, dalam hal ini Viva Militer, isi dari artikel tersebut membahas tentang meninggalnya Kolonel TNI Budi Iryanto. Beliau diketahui telah menjadi sorotan setelah keberhasilan Lanal Banten menggagalkan penyelundupan narkoba kelas dunia dengan jumlah terbesar di tahun 2022 ini. Jadi pada Minggu, 8 Mei 2022,  prajurit TNI AL anak buah almarhum dari Lanal Banten, Koarmada I menemukan plastik di perairan Selat Sunda tak jauh dari Pelabuhan Merak. Plastik itu ditemukan secara tak sengaja oleh prajurit TNI dari Kapal Patroli TNI AL, Patkamla Sanghiang. 

Secara khusus, Cyber Operation Centre (COC) Satuan Siber TNI Angkatan Laut meminta judul dari artikel Viva Militer yang semula, “Innalillahi, Kolonel TNI Penemu Kokain Rp1,2 Triliun Meninggal Dunia” diubah menjadi,  “Innalillahi, Kolonel TNI Budi Iryanto Meninggal Dunia”. Namun secara keseluruhan, isi dari artikel tersebut adalah sama.

Jadi dapat disimpulkan bahwa unggahan Facebook yang mengklaim bahwa akun Twitter @VIVACoid dinonaktifkan setelah membuat artikel berita tentang kolonel TNI AL adalah hoaks kategori fabricated content atau konten palsu.

=====

[REFERENSI]:

https://www.viva.co.id/militer/militer-indonesia/1511695-innalillahi-kolonel-tni-budi-iryanto-meninggal-dunia?page=all

Editor: Bentang Febrylian