[SALAH] Menggunakan Obat Bius setelah Vaksin Covid 19 sebabkan Kematian

Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)

Klaim tentang pengguanaan obat bius setelah menerima vaksin Covid 19 menyebabkan kematian adalah salah. Beberapa dokter dan institusi terkait memberikan pendapat bahwa tidak ada hubungan antara obat bius dan pemberian vaksinasi.

=====
KATEGORI: Konten yang Menyesatkan

=====
NARASI:
Ada berita kejadian yg fatal Bagi siapa saja yg baru di Vaksin Corona
JANGAN sampai di BIUS walau Bius Local,seperti kejadian salah satu temen Dokter di Arab:
Dia 2 hri yg lalu di Vaksin, malamnya dia pergi ke dokter Gigi, lalu di Bius local, setelah dibius tdk berapa lama dia Meninggal,
Setelah di chek, dibotol Vaksin mmg ada Warning/Larangan TDK blh dibius minimal 4 minggu sesdh di Vaksin.Dokter Gigi sendiri TDK tahu, apalagi si Pasien,
Jadi ini Info Sangat penting utk diketahui oleh saudara² dan temen² kita hendaknya ber Hati² jgn smp kejadian di atas menimpa kita.
Info: Dr.Ahmad Al-Nabhi.

=====
SUMBER: Facebook
https://bit.ly/3vbo8Wy

=====
PENJELASAN:
Beredar informasi tentang penggunaan obat bius setelah vaksin Covid 19 menyebabkan kematian. Informasi tersebut salah, termasuk kategori konten yang menyesatkan. Faktanya beberapa dokter menyatakan bahwa tidak ada hubungannya obat bius dengan pemberian vaksin.

Mengutip tempo.co Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Tonang Dwi Ardyanto, mengatakan klaim tersebut tidak benar. “Secara teori juga tidak ada hubungannya antara pemberian vaksinasi dengan penggunaan obat anestesi, sepanjang itu memang atas indikasi, misalnya memang harus menjalani tindakan operatif,” jelasnya.

Dilansir dari liputan6.com , dr. Muhamad Fajri Adda’i yang juga relawan dan edukator Covid 19 juga menegaskan bahwa tidak ada masalah jika setelah divaksin covid-19 melakukan anestesi atau minum obat-obatan lain. Namun yang dilarang adalah obat-obatan yang mengganggu pembentukan sistem imun karena efektivitas vaksin bisa berkurang.

Dikutip dari katadata.co.id , Asosiasi Dokter Gigi Malaysia (MDA) juga telah membantah informasi tersebut. Klaim bahaya anestesi gigi usai vaksinasi adalah salah dan sesat. Tidak ada bukti ilmiah atas dugaan itu.

Jubir Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi saat diwawancarai kompas.com juga memberikan pendapatnya bahwa penggunaan obat bius tidak berhubungan dengan vaksin. Setelah vaksin jika tidak ada efek samping bisa menggunakan obat bius.

=====
REFERENSI:
https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4582029/cek-fakta-tidak-benar-pemberian-obat-bius-usai-vaksinasi-covid-19-bisa-akibatkan-kematian
https://cekfakta.tempo.co/fakta/1432/keliru-klaim-obat-bius-pada-penerima-vaksin-covid-19-bisa-sebabkan-kematian
https://katadata.co.id/sortatobing/berita/60cafbc81e2bd/cek-fakta-benarkah-pemakaian-anestesi-usai-vaksin-covid-19-berbahaya
https://www.kompas.com/tren/read/2021/06/23/180000865/-hoaks-gunakan-bius-setelah-vaksinasi-covid-19-bisa-berbahaya?page=all

Editor: Adi Syafitrah