[SALAH] Pembagian Masker Gratis yang Diberi Obat Bius ke Rumah-Rumah Warga

Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.

Hoaks berulang. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya telah memberikan pernyataan langsung bahwa pesan berantai WhatsApp tersebut tidak benar pada September 2020 lalu.

=====

KATEGORI: KONTEN PALSU / FABRICATED CONTENT

=====

Sumber: WhatsApp

=====

Narasi:
“Kawan2 anggota grup dimana pun berada dan tmn2 Mohon diinformasikan ke Warga, Saudara2 kita,Keluarga dan kenalan Anda !!!

Baru saja mendapat pesan. Sebuah Peringatan!!
Sekarang ada yang baru dan sedang terjadi. Orang datang dari jln ke jln,pintu ke pintu dan membagikan masker. Mereka mengatakan: “Ini ada pembagian masker dari pemerintah”. ( Hal itu lebih berhati2 utk menerimanya) Mereka meminta Anda mengenakan masker untuk difoto/ dilihat apakah masker tersebut cocok untuk Anda pakai. ( Sebagai laporan klo masker sudah sampai ke alamat ). masker yg sudah diberi bius, lalu mereka merampok atw merampas !! Tolong jangan ambil masker dari orang asing. Ingat, teman-teman, ini adalah waktu yang kritis, orang-orang putus asa, tingkat kejahatan meningkat selama periode Covid-19. Harap berhati-hati !!! setidaknya informasi ini mungkin bisa berguna dan bermanfaat utk kita semua…

Waspadalaah pada siapapun yg kita belum mengenalnya ..PESAN INI, Berantai Mohon di Bagikan kpd yg lain, agar mereka tau dan lebih hati2…🙏🙏🙏

TER-UTAMA BAGI REKAN²(tmn2) Yang Suka mengendarai MOTOR / MOBIL,,,,,,di-Mohon utk lebih WASPADA yaa,,,,
Ini adalah Modus Terbaru
*Demikian sekilas info mudah2an tidak ada salahnya dikirim ke Grup atau secara pribadi semoga bermanfaat.

Terimakasih🙏🏻”

=====

Penjelasan:
Telah beredar kembali pesan berantai melalui WhatsApp yang menginformasikan adanya pembagian masker gratis ke rumah-rumah warga, di mana masker tersebut telah diberi obat bius. Dalam pesan berantai tersebut juga disebutkan bahwa pelaku memiliki tujuan untuk merampok isi rumah.

Berdasarkan hasil penelurusan, pesan berantai tersebut adalah palsu. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus telah memastikan kepalsuan informasi tersebut.

“Itu informasinya hoaks,” Yusri menegaskan dalam wawancara beliau dengan Kompas pada Rabu, 6 Mei 2020.

Pesan berantai tersebut juga pernah beredar beberapa kali pada 2020 lalu. Artikel dengan topik tersebut telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] Pembagian Masker Gratis Dicampur Bius” yang diunggah pada 14 September 2020.

Dengan demikian, pesan berantai di WhatsApp terkait pembagian masker gratis yang diberi obat bius tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu / Fabricated Content.

=====

Referensi:
https://megapolitan.kompas.com/read/2020/05/06/21033581/awas-hoaks-pembagian-masker-gratis-mengandung-obat-bius


https://turnbackhoax.id/2020/09/14/salah-pembagian-masker-gratis-dicampur-bius/