[SALAH] Lebih dari 2000 Gereja di Paris Diruntuhkan karena Banyak Jemaatnya Berpindah ke Ateis atau Islam

Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR

Informasi Palsu. Gereja the Saint-Jacques yang ada dalam video dirobohkan karena bangunan tua dan mudah runtuh serta membahayakan warga sekitar. Adapun gereja-gereja di Prancis yang diruntuhkan dikarenakan bangunannya yang rapuh, sebagian karena kecelakaan seperti kebakaran.

Selengkapnya baca di PENJELASAN dan REFERENSI.

=====

KATEGORI: Konten yang Menyesatkan

=====

SUMBER: Facebook

https://archive.vn/ebYeD

=====

NARASI:

Masa Depan itu milik Kaum Muslimin,….
*video berdurasi 1 menit dengan narasi sebagai berikut:

“Lebih dari 2000 Greja di Paris telah di runtuhkan akibat sepinya jemaah yang datang. Alesan dihancurkannya ialah banyak orang di perancis yang lebih memilih menjadi agnostik. Para jamaah banyak yang menjadi ateis dan agnostik sehingga mereka tidak peduli dengan gerejanya. Para jemaah agnostik ini pada bingung buat apa mereka ke gereja lagi, akibat mereka menemukan titik buntu. Dari kitab bible yang mereka kaji, dan yang kedua adalah banyak pastur disana yang melakukan kejahatan sex. Lebih dari 300.000 pelecehan sexual yang terjadi di gereja, dan dilakukan oleh pasturnya sendiri. Kini para agnostik itu lebih memilih meninggalkan agama mereka dan mencoba masuk kedalam islam.”

=====

PENJELASAN:

Beredar postingan di Facebook oleh akun bernama “Imam Muslihin”, ia memposting sebuah video yang menarasikan bahwa sebanyak lebih dari 2000 gereja di Paris dihancurkan karena sepinya jemaah yang datang, mereka banyak yang menjadi agnostik atau ateis dan mereka lebih memilih untuk memeluk Islam. Alasan lain yakni karena banyak pastur yang melakukan kejahatan seksual.

Dalam video tersebut memperlihatkan sebuah gereja yang dihancurkan oleh ekskavator, kemudian pada detik ke- 00:00:20 terlihat pula sebuah gereja lain yang dirobohkan.

Setelah dilakukan penelusuran fakta terkait menggunakan reverse image, ditemukan bahwa penampakan gereja pertama dalam video adalah gereja the Saint-Jacques di Abbeville (Prancis Utara). Gereja yang sudah berusia 2 abad tersebut banyak materialnya yang telah rapuh dan sering roboh, serta dinilai membahayakan keamanan dan kenyamanan publik, karena di samping itu letaknya juga berdekatan dengan alun-alun kota, sekolah dan rumah penduduk.

Kondisi gereja the Saint-Jacques setiap tahun semakin memburuk, seorang ahli menyatakan bangunan tersebut sebenarnya sudah di ambang kehancuran. Pemerintah kota setempat tidak mampu membayar renovasi penanganan yang membutuhkan dana 4,2 juta euro. Wacana pembongkaran sebenarnya sudah ada sejak tahun 2010, namun baru pada Februari 2013, gereja the Saint-Jacques resmi dihancurkan.

Pastor Jean-Louis Brunelle, Imam gereja, menyambut baik keputusan tersebut dan meminta pemerintah untuk menempatkan potongan-potongan bangunan di situs bekas gereja.

Dilansir dari catholicnewsagency.com, perusakan atau penghancuran rumah ibadah (berbagai agama) sering terjadi di Prancis, utamanya yang disorot adalah Gereja Katolik sebagai tempat ibadah mayoritas penduduk di Prancis. Sebab penghancuran tempat ibadah antara lain dikarenakan pembongkaran, transformasi, penghancuran oleh api, atau runtuh. Namun dua pertiga kebakaran disengaja dan menyangkut sentimen antar agama di Prancis.

Saat ini, 5.000 bangunan Gereja Katolik terancam punah, di samping karena sentimen antar agama, situs-situs keagamaan ini juga menderita karena kelalaian dari pihak otoritas publik. Pemerintah kota tidak mampu membiayai pemeliharaan bangunan.

“Bangunan-bangunan ini tidak dirawat selama lebih dari satu abad, dan mereka tidak pernah menjadi subjek restorasi atau tindakan perlindungan terhadap pencurian atau kebakaran”, ungkap Edouard de Lamaze, Presiden observatorium bangunan bersejarah di Paris.

Lamaze juga mengungkapkan bahwa hanya 15.000 situs Katolik yang secara resmi dilindungi sebagai monumen bersejarah, sementara 30.000 bangunan lainnya dibiarkan membusuk.

Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim Imam Muslihin adalah tidak benar dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan.

=====
REFERENSI:
https://factcheck.ge/en/story/34966-the-video-disseminated-via-a-social-network-showing-the-destruction-of-a-church-and-the-accompanying-caption-represent-a-manipulation-of-facts

https://www.google.com/amp/s/www.catholicnewsagency.com/amp/news/247514/why-france-is-losing-one-religious-building-every-two-weeks

=====

Penulis: Ani Nur MR
Editor: Bentang Febrylian