[SALAH] Foto Seorang Petani Kuba Dieksekusi karena Menolak Bekerja untuk Rezim Fidel Castro

Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).

Bukan foto seorang petani Kuba yang dieksekusi karena menolak bekerja untuk rezim Castro, melainkan foto seorang tentara berpangkat kopral yang bertugas di bawah kepemimpinan penguasa Kuba sebelumnya, Fulgencio Batista, yang akan dieksekusi.

= = = = =

KATEGORI: Konteks yang Salah/False Context

= = = = =

SUMBER: Twitter
https://archive.ph/v5wOR

= = = = =

NARASI:

(diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia)

“Komunisme!”

NARASI DALAM GAMBAR:

(diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia)

“Foto ini memenangkan penghargaan Pulitzer pada tahun 1960. Foto ini menunjukkan seorang pendeta melayani ritual pengakuan dosa terakhir untuk seorang petani Kuba , yang memiliki sebuah lahan. Ia menolak bekerja untuk rezim Castro. Ia dieksekusi oleh regu tembak setelah “diadili” oleh Che Guevara selama 4 menit. Anda tidak akan pernah melihat foto ini di baju apapun.”

= = = = =

PENJELASAN:

Akun Twitter dengan nama pengguna Objectivist mengunggah sebuah foto yang menunjukkan seorang pria tengah berlutut di hadapan seorang pendeta dan sekelompok orang yang membawa senjata api. Dalam foto tersebut juga terdapat keterangan yang menyatakan bahwa pria tersebut merupakan seorang petani Kuba yang dieksekusi karena menolak bekerja untuk rezim Fidel Castro.

Berdasarkan hasil penelusuran, pria dalam foto tersebut bukan merupakan seorang petani Kuba yang dieksekusi karena menolak bekerja untuk rezim Castro, melainkan seorang tentara berpangkat kopral yang bertugas di bawah kepemimpinan penguasa Kuba sebelumnya, Fulgencio Batista, yang tengah melakukan ritual pengakuan dosa terakhirnya sebelum dieksekusi.

Foto tersebut merupakan hasil karya seorang fotografer yang bekerja di media United Press International, Andrew Lopez. Foto serupa dengan deskripsi sebenarnya dapat dilihat di situs resmi Penghargaan Pulitzer, pulitzer.org.

Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna Objectivist tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah/False Context.

= = = = =

REFERENSI:

https://www.pulitzer.org/winners/andrew-lopez

https://apnews.com/article/archive-fact-checking-9380451303

Penulis: Khairunnisa Andini
Editor: Bentang Febrylian