[SALAH] “KAPAL TNI AK INDONESIA DIKEJAR OLEH KAPAL DAN HELIKOPTER MALAYSIA DI WILAYAH SENDIRI”

Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia).

Informasi yang salah. Kapal pada video tersebut bukan kapal TNI tetapi kapal patroli dari Kementrian Kelautan dan Perikanan pada saat melakukan penangkapan dua kapal asing yang diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI).

= = = = =

KATEGORI: Konten yang Salah/False Context

= = = = =

SUMBER: Facebook


https://archive.vn/zS5nl

= = = = =

NARASI:

“Heboh ,KAPAL TNI AK INDONESIA DIKEJAR OLEH KAPAL DAN HELIKOPTER MALAYSIA DI WILAYAH SENDIRI”

= = = = =

PENJELASAN:

Beredar informasi dari akun Facebook Princess berupa sebuah video dengan klaim kapal TNI Indonesia dikejar oleh kapal dan helikopter dari Malaysia. Postingan tersebut disukai 69 ribu kali, dikomentari 18 ribu kali, dan disebarkan kembali sebanyak 5,2 ribu kali.

Berdasarkan artikel dari tribunnews.com, kapal patroli dari Kementrian Kelautan dan Perikanan menangkap 2 kapal asing pada tanggal 3 April 2019. Pada saat kapal patrol tersebut dalam proses membawa kapal tangkapan untuk proses identifikasi, kapal maritim Malaysia mendekati kapal patrol KP Hiu 08 untuk meminta kedua kapal tangkapan tersebut dilepaskan tetapi menolak tawaran tersebut dan tetap membawa kedua kapal tersebut ke Belawan.

Melihat dari penjelasan tersebut, video kapal TNI Indonesia dikejar oleh kapal dan helikopter Malaysia adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Konten yang Salah/False Context.

= = = = =

REFERENSI:

https://www.youtube.com/watch?app=desktop&v=Ajp5b2fa68w

https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/zNApMx3K-cek-fakta-video-pasukan-malaysia-kejar-kapal-tni-di-lautan-indonesia-ini-faktanya

https://www.tribunnews.com/nasional/2019/04/11/kronologi-kapal-patroli-ri-diteror-kapal-dan-helikopter-malaysia-saat-tangkap-illegal-fishing

Penulis: Natalia Kristian
Editor: Bentang Febrylian