[SALAH] Foto Presiden Jokowi Sungkem ke Wakil Presiden Ma’ruf Amin Saat Idul Fitri

Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).

Foto tersebut diambil setelah ibadah shalat maghrib sebelum debat Pilpres 2019 yang lalu, bukan diambil pada saat Hari Raya Idul Fitri. Foto serupa juga pernah diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna donokip pada 17 Januari 2019.

= = = = =

KATEGORI: Konteks yang Salah/False Context

= = = = =

SUMBER: Facebook
https://archive.ph/P142l

= = = = =

NARASI:

“KERENDAHAN HATI SEORANG PRESIDEN
DI SAAT IDUL FITRI,, Sungkem pd yg LBH tua
Meskipun Pak Jokowi Adalah Orang Nomor 1 di Indonesia,,,
Tapi beliau sadar bahwa dirinya lebih muda dari Wakilnya,, Tetap menghargai dan menghormati Makrub Amin sebagai Ulama dan Orang yg Lebih tua ,,,”

= = = = =

PENJELASAN:

Pengguna Facebook dengan nama pengguna Achianda mengunggah sebuah foto yang menunjukkan Presiden Jokowi tengah bersimpuh dan sungkem kepada Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Unggahan tersebut juga disertai dengan keterangan yang menyatakan bahwa foto tersebut merupakan momen yang diambil pada saat Hari Raya Idul Fitri.

Melansir dari Liputan 6, Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi menegaskan bahwa foto tersebut diambil setelah ibadah shalat maghrib sebelum debat Pilpres 2019 yang lalu, bukan diambil pada saat Hari Raya Idul Fitri. Masduki juga menyatakan bahwa alasan Ma’ruf Amin duduk di kursi adalah karena sebelum melaksanakan shalat, Ma’ruf Amin sempat terpeleset sehingga kakinya sakit dan harus shalat menggunakan kursi. Foto serupa juga pernah diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna donokip pada 17 Januari 2019.

Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh pengguna Facebook dengan nama pengguna Achianda tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah/False Context.

= = = = =

REFERENSI:

https://twitter.com/donokip/status/1085879657306546176

https://www.liputan6.com/news/read/4558323/ramai-momen-jokowi-bersimpuh-ke-maruf-amin-jubir-wapres-itu-foto-jelang-debat-capres

Penulis: Khairunnisa Andini
Editor: Bentang Febrylian