[SALAH] Jawaharlal Nehru University Menyediakan Akomodasi Asrama Gratis Untuk Pelajar Muslim J&K

Hasil Periksa Fakta Rizky Maulana (Universitas Bina Sarana Informatika).

Faktanya, bangunan tersebut merupakan asrama di Universitas Jamia Milia Islamia yang terletak di Delhi. Sementara itu, mantan rektor J&K Hostel Jamia, Dr Sabiha Zaidi mengonfirmasi bahwa fasilitas tersebut tidak mengakomodasi siswa berdasarkan negara ataupun agama.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

======

KATEGORI: Konten yang Menyesatkan

======

SUMBER: Whatsapp


======

NARASI:

Inggris:

“This is not a five star hotel. This is hostel constructed by Congress government in 2012 for JNU students from J & K. It has 400 rooms. In this hostel, no Hindus or other religion can stay. Islam students f on JK will stay free of cost ad study here on the cost our whole Indian tax payers money. After completing the course, they will shout slogans against Indian nation. What a secular party is Congress?”.

Indonesia:

“Ini bukan hotel bintang lima. Ini adalah asrama yang dibangun oleh pemerintah Kongres pada tahun 2012 untuk siswa JNU dari J&K. Memiliki 400 kamar. Di hostel ini, tidak ada umat Hindu atau agama lain yang bisa tinggal. Pelajar Islam f di JK akan tetap bebas biaya dan belajar di sini dengan biaya seluruh uang pembayar pajak India kami. Setelah menyelesaikan kursus, mereka akan meneriakkan slogan-slogan yang menentang bangsa India. Partai sekuler apa itu Kongres? ”.

======

PENJELASAN:

Beredar foto sebuah bangunan pada aplikasi pesan Whatsapp dengan narasi yang mengklaim bahwa pemerintah Kongres telah membangun asrama dengan 400 kamar untuk siswa Jammu dan Kashmir di Universitas Jawaharlal Nehru (JNU) pada tahun 2012, asrama tersebut memiliki 400 kamar juga di hostel ini, tidak ada umat Hindu atau agama lain yang bisa tinggal. Pelajar Islam f di JK akan tetap bebas biaya dan belajar di sini dengan biaya seluruh uang pembayar pajak India. Klaim tersebut juga pernah viral pada bulan Mei 2020.


Berdasarkan hasil penelusuran, melansir dari altnews.in, diketahui bahwa foto bangunan tersebut merupakan asrama di Universitas Jamia Milia Islamia yang terletak di Delhi. Hostel Jamia J&K menunjukkan bahwa itu adalah asrama wanita. Sebuah artikel yang diterbitkan oleh The Hindu menegaskan bahwa meski sudah ditandatangani MoU antara JMI dan pemerintah Kongres pada 2012, namun hostel itu baru dibangun di bawah pemerintahan Bharatiya Janata Party (BJP).

Sementara itu, Mantan rektor J&K Hostel Jamia, Dr Sabiha Zaidi, mengonfirmasi kepada Alt News bahwa fasilitas tersebut tidak mengakomodasi siswa berdasarkan negara ataupun agama.

“Ini terbuka untuk siswa perempuan penuh waktu, sama seperti asrama perempuan lain di kampus. Perguruan tinggi memang menawarkan beberapa keunggulan bagi siswa dari timur laut dan Jammu dan Kashmir yang mungkin merasa sulit untuk mencari akomodasi alternatif tetapi klaim bahwa siswa dari negara bagian lain tidak dapat mengajukan permohonan masuk adalah salah. Asrama J&K telah diperluas sejak awal untuk menampung lebih banyak kandidat” katanya seraya menambahkan bahwa siswa juga harus membayar biaya asrama.

Salah satu mahasiswa dan penghuni asrama J&K, Vrinda Bakshi juga membantah hal tersebut, bahwa tidak ada bias dalam pemilihan mahasiswa ke asrama.

“Saya telah tinggal di hostel ini sejak satu setengah tahun terakhir dan tidak ada bias agama sama sekali. Siapapun bisa mengajukan aplikasi untuk akomodasi hostel. Pihak berwenang akan melakukan wawancara, dimana mereka mempertimbangkan jarak negara bagian asal siswa dari universitas dan membagikan kamar. Prosesnya panjang dan memakan waktu sekitar 2 bulan. Pesan ini palsu” ucapnya.

Berdasar dari seluruh referensi, klaim bahwa Jawaharlal Nehru University menyediakan akomodasi asrama gratis untuk pelajar muslim J&K adalah salah dan masuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan.

======

REFERENSI:

https://www.altnews.in/do-jnu-jamia-provide-free-hostel-accommodation-to-jk-muslim-students-false-claim-viral/

https://www.thehindu.com/news/cities/Delhi/400-bed-hostel-for-jk-girls-ready-at-jamia-millia-islamia/article20494127.ece