[SALAH] Universitas Brawijaya Kembalikan Uang Kuliah Akibat Persebaran Virus Corona

Universitas Brawijaya dengan tegas menyatakan bahwa tidak benar pihaknya akan memberikan kompensasi pengembalian uang kuliah sebagai tunjangan tinggal di rumah akibat virus corona atau Covid-19. Pihak kampus juga menghimbau mahasiswanya untuk lebih waspada dalam menerima atau pun menyerap informasi.

Selengkapnya terdapat di penjelasan!

KATEGORI: MISLEADING CONTENT

===

SUMBER: MEDIA SOSIAL & PESAN BERANTAI WHATSAPP

===

NARASI:

Mulai besok, Jum’at 27 Maret 2020, Semua mahasiswa Universitas, berhak menerima kompensasi uang kuliah di KEMBALIKAN sebagai tunjangan untuk tinggal di rumah dalam rangka menghindari penyebaran COVID-19, Coronavirus.

Segera daftarkan NIM dan jurusan anda dan isi formulir dalam site di bawah ini :

Bit.ly/3dptBNa

===

PENJELASAN: Melalui media sosial dan juga pesan berantai, beredar sebuah pengumuman yang mencatut nama Universitas Brawjiaya. Dalam pengumuman tersebut, dinyatakan bahwa pihak Universitas Brawijaya akan mengembalikan uang kuliah para mahasiswa, sebagai bentuk tunjangan tinggal di rumah yang diakibatkan oleh persebaran virus corona atau Covid-19.

Dalam pengumuman yang beredar, mahasiswa Universitas Brawijaya diminta untuk segera mengisi link yang dibagikan beserta narasi tersebut. Namun tak lama pasca informasi tersebut sampai di kalangan mahasiswa, pihak kampus pun angkat bicara. Melansir dari Twitter resmi Universitas Brawijaya @UB_Official menyatakan bahwa pengumuman tersebut tidak benar.

Berikut pengumuman lengkap oleh Universitas Brawijaya:

Hai, #TemanUB. Tadi mimin dikirimkan ini nih. #KampusUB tidak pernah membuat pengumuman seperti ini. Berhati-hati dalam mengisi data ya. Waspada penipuan.

===

REFERENSI:

https://archive.md/0E3SB

https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/JKRGnv7N-universitas-brawijaya-beri-kompensasi-uang-kuliah-bagi-mahasiswa-hoaks

https://jabar.idntimes.com/news/indonesia/lia-hutasoit-1/cek-fakta-ada-covid-19-universitas-brawijaya-kembalikan-uang-kuliah-regional-jabar