[SALAH] “Jokowi anak kandung dari SULAMI”

Pelintiran daur ulang. TEMPO.CO: “Hasil penelusuran kedua penulis yang tertuang dalam buku berjudul Jokowi dari Bantaran Kalianyar ke Istana itu membantah fitnah yang dikembangkan lawan politiknya bahwa Jokowi merupakan keturunan dari keluarga yang tersangkut Partai Komunis Indonesia (PKI).”

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

======

KATEGORI

Konten yang Menyesatkan.

======

SUMBER

Akun “Aby Arjuna Jaka” (facebook.com/profile.php?id=100039049907812), sudah dibagikan 28 kali per tangkapan layar dibuat.

http://archive.md/FMJxw (arsip cadangan).

======

NARASI

“Presiden Joko Widodo kau adalah anak anjing. Nama anjing itu ialah Sudjiatmi…
Presiden Jokowi sebenarnya bukan anak Anjing, Sebab Jokowi anak kandung dari SULAMI. Seharusnya Jokowi Jangan memalsukan ibu kandung yang telah melahirkan dirinya, Agar seluruh rakyat indonesia bisa menghormati dan menghargai diri-nya.

Alhamdulillah Anjing Sudjiatmi telah Wafat, artinya kemunafikan di Rezim ini sudah berkurang sekitar 10 persen

Seburuk buruknya manusia adalah Anak yang mendurhakai ibu kandungnya.
Dan Pemimpin yang paling terburuk dari yang paling terburuk adalah presiden Jokowi karena Jokowi Memiliki sipat munafik, Keji, Zolim, menyamar jadi orang islam dan mendurhakai kedua orang tua kandungnya yang bernama :
Widjiatno dan Sulami (Almarhum)

Pertanda.
Rinishima”.

======

PENJELASAN

(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang Menyesatkan

Penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu atau individu”.

* SUMBER menyebarkan pelintiran yang sudah pernah diklarifikasi sebelumnya, memanfaatkan situasi berkaitan dengan meninggalnya Ibunda Jokowi.


(2) Beberapa artikel yang berkaitan,

* TEMPO.CO @ 5 Apr 2019: “Narasi yang menyebutkan bahwa Jokowi adalah keturunan Partai Komunis Indonesia kembali beredar di media sosial. Seperti yang diunggah akun Hendi Subandi di Facebook, Jumat 22 Februari 2019.

Hasil tangkapan layar yang diunggah akun Hendi Subandi menunjukkan gambar Jokowi mengenakan peci dan setelan jas. Disampingnya berdiri seorang perempuan lanjut usia dengan kebaya bermotif bunga.

Di bawah gambar tersebut tertera narasi yang menyebutkan bahwa perempuan lanjut usia di foto tersebut adalah ibunda Jokowi yang bernama Sulami. Perempuan yang disebut Sulami itu juga dituding sebagai mantan anggota Gerwani, sebuah organisasi perempuan yang kerap dihubungkan dengan Partai Komunis Indonesia.

Hendi Subandi bahkan mengklaim jika Sulami masih hidup. Hendi Subandi menulis informasinya itu ia peroleh dari buku berjudul JokowiUundercover yang ditulis Bambang Tri Mulyono.”

Selengkapnya di https://bit.ly/2vXjS0G / http://archive.md/wtnKR (arsip cadangan).

* Liputan6.com @ 1 Apr 2019: “Kabar tentang ibunda Jokowi yang merupakan aktivis Gerwani adalah salah. Isu tersebut merupakan isu lama yang pernah beredar pada Pilpres 2014.

Narasi yang dibangun dan telanjur viral itu tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.”

Selengkapnya di https://bit.ly/3dIU9Ks / http://archive.md/zSkoc (arsip cadangan).

======

REFERENSI

(1) Berkaitan dengan sumber klaim pelintiran “Sulami ibu kandung Jokowi”, BeritaSatu @ 1 Jan 2017: “Mari kita ikuti ilustrasi berikut. Seseorang yang tidak Anda kenal siapa dan dari mana tiba-tiba menyerang dengan kalimat berikut: “Kamu anak haram, ibumu bukan ibumu yang sebetulnya.” Wajar kalau reaksi Anda adalah marah. Tapi dia sudah menyiapkan jawaban: “Jangan marah ke saya dong, kalau tidak terima ya tes DNA saja.”

Sudah membuat Anda tersinggung, dia juga seenaknya menyuruh Anda ke laboratorium. Sudah dia yang memfitnah, tapi justru Anda yang disuruh membuktikan.

Adakah orang seperti itu di dunia nyata?

Jawabannya adalah Bambang Tri Mulyono, penulis buku “Jokowi Undercover”. Dan seperti judul bukunya, sasaran tembak dia adalah orang nomor satu di negeri ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam buku tersebut secara garis besar Bambang menyebutkan bahwa Ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo, bukan ibu dia yang sebenarnya. Jokowi adalah anak Mrs. X yang diyakini keturunan Tionghoa, dan dengan demikian mengalir darah komunis di tubuhnya, begitu kurang lebih yang ingin dikatakan Bambang dalam bukunya itu.

Sulit untuk mengatakan isi buku ini bukan fitnah, karena di dalamnya tidak ada dokumen otentik atau pembuktian ilmiah, hampir seluruhnya berisi pendapat dan persepsi dia pribadi.”

Selengkapnya di “Kejamnya Fitnah Bambang Tri” https://bit.ly/3bHzhld / https://archive.fo/ofbhw (arsip cadangan).


(2) Berkaitan dengan meninggalnya Ibunda Jokowi, suara.com: “Seperti yang telah diketahui, ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo, disebutkan meninggal akibat kanker tenggorokan di Rumah Sakit TNI Tingkat III Slamet Riyadi, Surakarta, pada Rabu (25/3/2020) pukul 16.45 WIB.”

Selengkapnya di “Ibunda Jokowi Meninggal, Cuitan Ujaran Kebencian Warganet Ini Dikecam” https://bit.ly/2UvGkYs / http://archive.md/vmQf7.