[SALAH] “Imigran China di Jakarta Dipulangkan Anies Baswedan ke Negara Asalnya”

Video yang dibagikan oleh post sumber adalah unggahan tahun 2015 sementara Anies Baswedan dilantik di 2017, secara konteks waktu tidak berkaitan. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

======

KATEGORI

Konten yang Salah.

======

SUMBER

(1) http://bit.ly/2RDWL07, post oleh akun “RR1” (instagram.com/reaksirakyat1).

——

(2) http://bit.ly/2S6Trj8, post oleh Page “Ida BagusGde Putra Adnyana” (facebook.com/idabagusgerindrapas02), sudah dibagikan 98 kali per tangkapan layar dibuat.

======

NARASI

“Imigran Asal China Yang Ada di Jakarta Dipulangkan Oleh Anies Baswedan ke Negara Asalnya
reaksirakyat1″ (di dalam video).

“@aniesbaswedan Mempunyai Integritas , Tegas, Berani dan Tidak Planga-Plongo.
Rakyat di april 2019 Mendambakan Pemimpin Seperti @aniesbaswedan .
Tidak Ingkar janji, Tidak Menipu rakyatnya, tdk Membohongi rakyatnya , Harapan Itu Hanya Ada di #prabowosandi .
.

#indonesiamenang

#2019prabowopresidenri

#reaksirakyat1

#02″ (narasi di post Instagram).

======

PENJELASAN

(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang Salah

Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”.

  • Video yang dibagikan oleh post-post SUMBER adalah unggahan tahun 2015 sementara Anies Baswedan dilantik di 2017, secara konteks waktu tidak berkaitan.
  • Post-post SUMBER menambahkan narasi untuk memelintir dan membangun premis yang salah, karena tidak sesuai dengan konteks video yang sebenarnya.

——

(2) Sumber video, http://bit.ly/2UA0spe YouTube: “WNA Asal China Marah Marah Dirazia

CTV NETWORK
Published on Sep 18, 2015

53 warga negara asing asal China diamankan petugas dalam sebuah operasi keimigrasian di Apartemen Mediterania Gajah Mada Jakarta Barat. Mereka diamankan karena tidak memiliki identitas serta menyalahi ijin tinggal di Indonesia. (Baito Herlambang)”

——

(3) Beberapa artikel yang berkaitan:

  • detikNews @ 17 Sep 2015: “Razia WNA di Apartemen Mediterania, 18 Warga China Diamankan”, selengkapnya di (1) bagian REFERENSI.
  • KOMPAS(dot)com @ 16 Okt 2017: “Jokowi Lantik Anies-Sandi, Sah Jakarta Punya Gubernur-Wagub Baru”, selengkapnya di (2) bagian REFERENSI.

======

REFERENSI

(1) http://bit.ly/2D6xeaB detikNews: “Kamis 17 September 2015, 18:04 WIB

Razia WNA di Apartemen Mediterania, 18 Warga China Diamankan

Yudhistira Amran Saleh – detikNews

(foto)
Foto: Yudhistira Amran Saleh

Jakarta – Sebanyak 18 orang Warga Negara Asing (WNA) yang berasal dari China diamankan petugas Imigrasi Jakarta Barat di kawasan Apartemen Mediterania, Jl Gajah Mada. Mereka diamankan karena tak memiliki kelengkapan data tinggal di Indonesia.

Pantauan detikcom, Kamis (17/9/2015) sekitar pukul 17.30 WIB, belasan petugas Imigrasi berseragam lengkap mulai menyisir dan melakukan pendataan pada WNA yang tinggal di kawasan Apartemen Mediterania. Dari pendataan tersebut, ada 18 orang yang tidak memiliki berkas tinggal secara lengkap.

“Sejauh ini ada 18 WNA yang datanya belum lengkap, seperti tak memiliki paspor, ada yang izin tinggalnya sudah kedaluarsa, dan lain-lain,” ujar seorang petugas Imigrasi Jakbar saat pendataan.

Usai didata, ke-18 WNA China ini dibawa petugas menggunakan minibus ke Kantor Imigrasi Jakarta Barat untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Belum diketahui berapa lama para WNa ini berada di Indonesia.

“Profesinya kita juga belum tahu, nanti di kantor mau dimintai keterangan lagi,” jelas petugas tersebut.
(rni/try)”.

——

(2) http://bit.ly/2D5gfFC KOMPAS(dot)com: “Jokowi Lantik Anies-Sandi, Sah Jakarta Punya Gubernur-Wagub Baru

FABIAN JANUARIUS KUWADO

Kompas.com – 16/10/2017, 16:16 WIB

(foto)
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kanan) memberikan ucapan selamat kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) disaksikan Wakil Gubernur Sandiaga Uno saat pelantikan, di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10/2017). Presiden Joko Widodo melantik Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta dan Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk periode 2017-2022.(ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)

JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo melantik Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10/2017) siang.

Prosesi pelantikan Anies-Sandi dimulai pada pukul 16.00 WIB. Prosesi pelantikan itu diawali dengan penyerahan petikan Surat Keputusan Presiden tentang pelantikan kepada Anies-Sandi di Istana Merdeka, Jakarta.

Seusai itu, Presiden Joko Widodo memimpin pasukan kirab. Anies-Sandi berada di belakang Jokowi. Di belakang mereka berbaris Pasukan Pengamanan Presiden dengan seragam merah putih sambil memainkan alat musik.

Beruntung, cuaca di kawasan Istana Kepresidenan cerah. Sebab, sebelum prosesi pelantikan itu dimulai, kawasan Istana sempat dilanda hujan berintensitas sedang.

Di Istana Negara, sejumlah tamu kenegaraan telah menunggu. Anies-Sandi masuk terlebih dulu dan berdiri di tengah-tengah ruangan. Presiden Joko Widodo masuk setelahnya.

Setelah menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” sebagai pembukaan, prosesi itu dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan presiden tentang pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih DKI Jakarta.

Surat dibacakan oleh Deputi Administrasi dan Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Cecep Sutiawan.

“Keputusan Presiden RI Nomor 83 Tahun 2016,” ujar Cecep.

“Terhitung sejak mengucapkan janji, mengesahkan, kesatu, Anies Rasyid Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta masa jabatan 2017-2022. Kedua, Sandiaga Salahudin Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta masa jabatan 2017-2022,” kata dia.

Surat keputusan presiden tersebut ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 14 Juli 2017.

Acara dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan. Presiden Jokowi membacakan sumpah jabatan dan Anies-Sandi mengikutinya.

“Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UUD Negara Republik Indonesia 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya,” ujar Anies mengikuti ucapan Jokowi.

Rohaniwan tampak memegang Al Quran di atas kepala Anies dan Sandi.

Prosesi pelantikan dilanjutkan dengan acara penandatanganan berita acara pelantikan oleh Anies dan Sandi disaksikan Presiden Jokowi.

Pemberian ucapan selamat dari Presiden Jokowi, Ibu Negara Iriana Jokowi serta seluruh tamu undangan yang hadir pun menandai berakhirnya prosesi pelantikan Anies-Sandi sebagai gubernur dan wakil gubernur baru DKI Jakarta.

Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor: Bayu Galih”.

——

(3) http://bit.ly/2t2zfQt, laporan (mention) ke akun Twitter TurnBackHoax (twitter.com/TurnBackHoax).

======

Sumber: https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/831068930558977/