[SALAH] Baznas Pasang Spanduk Menolak Tempat Perayaan Natal Selain Gereja

Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta menyatakan pemasangan spanduk yang berisikan menolak kegiatan perayaan Natal di tempat selain gereja, bukan dari pihaknya. “Kami tegaskan tidak pernah memasang spanduk larangan Natal di manapun. Spanduk tersebut mancatut logo kami,” ujar Arifin, Jumat (21/12).

=====

Sumber: Whtasapp dan Media Sosial

=====

Kategori: Disinformasi

=====

Narasi :

“MASYARAKAT PANGANDARAAN MENOLAK KEGIATAN PERAYAAN NATAL DI TEMPAT YANG BUKAN GEREJA”

=====

Penjelasan:
Menjelang perayaan Natal, tersebar kabar yang bernada diskriminatif dengan mengatasnamakan institusi tertentu. Seperti di Kabupaten Pangandaran, terdapat spanduk yang berbunyi “MASYARAKAT PANGANDARAAN MENOLAK KEGIATAN PERAYAAN NATAL DI TEMPAT YANG BUKAN GEREJA” dengan mencantumkan logo Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Amal Zakat Nasional (Baznas).

Mengetahui kabar spanduk tersebut juga tersebar melalui pesan berantai Whatsapp dan media sosial, pihak Baznas pun memberikan klarifikasinya. Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta menyatakan pemasangan spanduk itu bukan dari pihaknya.

“Kami tegaskan tidak pernah memasang spanduk larangan Natal di manapun. Spanduk tersebut mancatut logo kami,” ujar Arifin, Jumat (21/12).

Ia mengatakan, penelusuran terhadap lokasi pemasangan spanduk dan pihak yang melakukan pemasangan spanduk terus dilakukan. Pada Kamis (20/12) sore, tim Baznas Kabupaten Pangandaran telah sampai di lokasi pemasangan spanduk, namun spanduk tersebut sudah tidak nampak.

Baznas tetap fokus pada pelaksanaan tugas dan fungsi sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yakni melakukan pengelolaan zakat, sehingga pasti tidak akan melakukan tugas lain selain yang diamanatkan peraturan perundang-undangan.

“Sebagai lembaga pemerintah, Baznas menghimbau semua warga untuk saling menghormati dalam menjalankan hak-haknya, termasuk hak untuk beribadah dengan baik dan benar guna menjaga kerukunan, persatuan, dan keamanan negara dan masyarakat,” jelas Arifin.

Ia menambahkan, Baznas menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas perhatian yang diberikan dalam peristiwa ini, khususnya kepada para pihak yang langsung menghubungi Baznas sehingga dapat membantu dalam memberikan klarifikasi lebih cepat.

“Baznas selalu mengedepankan langkah-langkah koordinatif dan tabayyun terhadap semua pihak terkait pada setiap masalah yang berpotensi menimbulkan gesekan dan kesalahpahaman serta menyelesaikan secara musyawarah,” katanya.

=====

Referensi:
1. https://twitter.com/FerryMaitimu/status/1075625771798941696
2. https://www.antaranews.com/…/baznas-tidak-pernah-pasang-spa…
3. https://www.republika.co.id/…/pk37fu368-baznas-tegaskan-tak…
4. https://www.beritasatu.com/…/529008-baznas-tegaskan-tidak-p…
5. http://www.rmoljakarta.com/…/Viral,-Spanduk-Larangan-Natal-…
6. https://www.suaramerdeka.com/…/baznas-tak-pernah-pasang-spa…

https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/803303113335559/