[SALAH] “BJ Habibie Mengatakan: “Lawan Berat Pak PRABOWO itu bukan Jokowi”

Sebelumnya beredar di Page “KataKita” dengan versi Jokowi, baik versi Jokowi maupun Prabowo sama-sama hoaks karena Habibie tidak pernah menyampaikan pernyataan atau tulisan seperti yang disebutkan di tulisan yang diedarkan. Selengkapnya di bagian PENJELASAN.

======

KATEGORI

Hoaks.

======

SUMBER

(1) Pertanyaan dari salah satu anggota FAFHH.

——

(2) http://bit.ly/2P9V3nf, post ke grup “PRABOWO FOR NKRI” (facebook.com/groups/prabowofornkri) oleh akun “Abu Muchammad” (facebook.com/abu.muchammad.1), sudah dibagikan 1.922 kali per tangkapan layar dibuat.

======

NARASI

“BJ Habibie Mengatakan : ” Lawan Berat Pak PRABOWO itu bukan jokowi kalau hanya sekedar jokowi Jalan Mudah Buat Pak PRABOWO menuju Kepemimpinan periode berikutnya di 2019,

Kenapa Saya Katakan Begitu karena saya tau siapa prabowo dan saya juga tau sebagai pelaku sejarah yang asli pada masa itu.

Lawan Terberat Pak PRABOWO itu Hoaxs dan Fitnah yang sengaja di hembuskan kelompok2 cyber bayaran yang di telan mentah-mentah sebgaian rakyat dengan pendidikan rendah. Selebihnya tidak ada “ujar habibie kepada CNN,dalam wawancara dalam tajuk Setelah 20 tahun Reformasi!!

Semakin cerdas rakyat & semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, bila akalnya sehat pasti pilih Prabowo.

So Anda yang ingin Indonesia Lebih Baik..
Jangan Diam Lawannn!!!
Jangan Lelah, Jangan Malu dukung PRABOWO orang yg baik, bener, jujur dan amanah..”

======

PENJELASAN

(1) http://bit.ly/2rhTadC, firsdraftnews.org: “Konten Palsu

Konten baru yang 100% salah dan didesain untuk menipu serta merugikan”.

——

(2) “Tirto menghubungi Sekretaris Pribadi Habibie, Rubijanto (14/5), menanyakan pesan berantai klaim pernyataan yang disebut sebagai Habibie. Rubijanto menegaskan bahwa klaim yang muncul bukanlah pernyataan ataupun tulisan Habibie.
Rubijanto, mewakili Habibie, meminta agar pembaca ataupun penggunaan media sosial tidak mudah percaya dengan kabar dari media sosial. Apalagi situasinya terkait dengan kegiatan politik pemilihan.

“Kepada segenap handai taulan mohon tidak mudah terpancing berita di medsos [media sosial] terlebih pada musim menjelang pilpres atau pilkada yang baru lalu,” terangnya.

Terlebih, menurut Rubijanto, konten palsu sangatlah mudah dibuat. Bahkan untuk kegiatan yang menghujat, mengadu domba dan menyalahkan pihak-pihak tertentu.”, selengkapnya di http://bit.ly/2MNXWZ6.

======

Sumber: https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/725021861163685