[SALAH] “Kalimantan Barat Memanas”

“Terkait tersebarnya gambar dan video di media sosai, Humas Polres Landak u melalui akun facebooknya menyatakan bahwa situasi terkini di Kabupaten Landak, aman dan kondusif.”, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

======

KATEGORI

Disinformasi.

======

SUMBER

(1) Pertanyaan dari beberapa anggota FAFHH.

——

(2) http://bit.ly/2KjeF9n, post dari akun “Andi Mei Andini” (facebook.com/soerjandini.soerjandini.73), sudah dibagikan 1.449 kali per tangkapan layar dibuat.

——

(3) http://bit.ly/2IIfeEo, post dari akun “Monaliza Abidin” (facebook.com/mona.liza.5686322), sudah dibagikan 19.011 kali per tangkapan layar dibuat.

======

NARASI

(1) “MENANG SONGONG, KALAH NGAMUK!
HEI BPIP YANG MULIA DAN PALING PANCASILA SE INDONESIA RAYA!!, SELESAIKAN PANCASILA DI KALBAR, KANDANGIN ITU BANTENG2 LAKNAT GAK TAU DIRI, PEMECAH BELAH BANGSA! BUKTIKAN JIKA KALIAN MEMANG PANTAS DG GAJI 100 JUTA! 😡😡”.

——

(2) “KALIMANTAN BARAT MEMANAS AKIBAT KALAH PILGUB SIMPATISAN DARI PARTAI NGANU MENGAMUK DG MENYEMBELIH BABI DI TENGAH JALAN!
MEREKA JUGA MERUSAK WARUNG2 MUSLIM

AYOOO MANA NIH SUARA BPIP YG DI GAJI RATUSAN JUTA?
INI ADA YG PERLU DI AJARI PANCASILA!”.

======

PENJELASAN

(1) Per post ini disusun, kondisi di lokasi sudah kondusif: “Terkait tersebarnya gambar dan video di media sosai, Humas Polres Landak u melalui akun facebooknya menyatakan bahwa situasi terkini di Kabupaten Landak, aman dan kondusif.”, selengkapnya di poin (1) bagian REFERENSI.

——

(2) http://bit.ly/2rhTadC, firsdraftnews.org: “Koneksi yang Salah

Ketika judul, gambar, atau keterangan tidak mendukung konten”.

——

(3) http://bit.ly/2rhTadC, firsdraftnews.org: “Konten yang Menyesatkan

Penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu atau individu”.

======

REFERENSI

(1) Post sebelumnya di http://bit.ly/2NawB41: [BERITA] “Para Tokoh Masyarakat Kalbar Imbau Warga Tak Terprovokasi”.

——

(2) http://bit.ly/2KtkiBr, kalbar.turnbackhoax.id: “Para Tokoh Masyarakat Kalbar Imbau Warga Tak Terprovokasi

(foto)

Usai Pilkada serentak yang digelar pada Rabu (27/6/2018) dan kini tahap penghitungan hasil suara pemilih, mulai beredar pesan baik berupa gambar dan video yang disebar di media sosial oleh oknum tak bertanggungjawab yang sepertinya ditujukan untuk memprovokasi.

Para tokoh masyarakat baik yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama, Ketua Dewan Adat Dayak, Ketua IKBM turut mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu liar.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Barat Periode 2017-2022 Jakius Sinyor meminta masyarakat Kalbar untuk saling menahan diri pasca tahapan pencoblosan Pilkada 2018.

Dia mengimbau semua kelompok pendukung psangan calon (Paslon) Pilkada Kalbar manapun agar menjaga situasi Kalbar tetap aman dan damai. Jangan terpancing oleh isu-isu yang beredar yang justru memecah belah, terutama terkait hasil pengitungan suara. Pernyataan ini ia sampaikan ke awak media, Jumat (29/6/2018).

Seperti yang dikutip dari tribunpontianak.co.id, Jakius Sinyor mengatakan menurut dia, hasil Pilkada masih belum diketahui siapa pemenangnya. Walaupun berseliweran hasil perhitungan cepat atau quick count, namun semua pihak harus menunggu hasil real count resmi yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Semua harus menahan diri dan menunggu hasil KPU. Jangan saling memancing keruh suasana,” imbuhnya.

Ia meminta kepolisian berkordinasi dengan TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama dan unsur lainnya bersama-sama menjaga situasi aman yang telah berlangsung selama ini.

Ketua Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalimantan Barat Sukiryanto mengimbau masyarakat Kalbar untuk saling menahan diri demi persatuan dan kesatuan di Kalimantan Barat.

“Kondisi kondusif harus terus dijaga. Kami mengimbau masyarakat Kalbar terutama para tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat supaya bahu-membahu menjaga ketertiban dan keamanan Kalbar,” ungkapnya saat dikonfirmasi tribunpontianak.co.id , Jumat (29/6/2018) malam.

Sukiryanto berharap masyarakat tidak terpecah hanya gara-gara Pilkada. Menurut dia, Pilkada hanya sebuah proses demokrasi yang dibuat untuk kepentingan masyarakat.

“Jangan hanya karena demokrasi sesaat menjadi penyebab dan pemecah persahabatan, kekeluargaan dan keharmonisan sesama warga Kalbar,” katanya.

Anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalimantan Barat Dr Zulkifli mengatakan apapun hasil yang sudah di keluarkan tentu harus tetap menunggu hasil penetapan dari KPU selaku penyelenggara pemilu, Jum’at (29/05/2018).

“Terkait dengan hasil pilkada yang baru dilaksanakan, yang kita ketahui kan sekarang hanya hasil perhitungan quick count. Tentu yang pasti, yang harus kita pegangi adalah hasil perhitungan manual yang di tetapkan oleh KPU,” ujarnya saat dihubungi tribunpontianak.co.id.

Oleh karenanya sembari menunggu hasil penetapan yang akan dikeluarkan oleh KPU, Zulkifli menghimbau agar semuanya menahan diri. Bagi yang menang jangan terlalu uporia dan yang kalah jangan bersedih.

Terkait tersebarnya gambar dan video di media sosai, Humas Polres Landak u melalui akun facebooknya menyatakan bahwa situasi terkini di Kabupaten Landak, aman dan kondusif.

“Kami Infokan situasi landak aman dan kondusif, POLRES LANDAK SELALU SIAP SEDIA,” demikian tulisnya seperti yang dikutip dari kalbaronline.com”.

======

Sumber: https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/674206536245218/