[BENAR] Berita “Pelabuhan Mewah yang Diresmikan Jokowi Jadi Pelabuhan Hantu” yang Diturunkan

Berita tersebut diturunkan karena prematur, per 2018 setelah sekitar setahun diresmikan pelabuhan tersebut mulai beroperasi.

======

KATEGORI
Klarifikasi.

======

SUMBER
Pertanyaan melalui grup Whatsapp.

======

NARASI

“WADUH! Berita Menohok Liputan6 “Pelabuhan Mewah yang Diresmikan Jokowi Jadi Pelabuhan Hantu”, Langsung DI DELETE”, selengkapnya di poin (2) bagian REFERENSI.

======

PENJELASAN

Berita tersebut diturunkan karena prematur, baru diresmikan beberapa bulan sudah diberitakan. Per 2018 setelah sekitar setahun diresmikan pelabuhan tersebut mulai ramai karena sudah mulai beroperasi: “Meski belum beroperasi secara normal, namun aktivitas di pelabuhan tersebut mulai ramai di kunjungi masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar kawasan pelabuhan.”

======

REFERENSI

(1) http://bit.ly/2HgZkRY, “Setahun Diresmikan, Pelabuhan Perikanan Untia Pun Beroperasi, Tempat Beli Ikan Murah

Minggu, 14 Januari 2018 19:32

(foto)
SALDY/TRIBUN TIMUR
Suasanan TPI (tempat pelelangan ikan) Untia Makassar

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Setelah setahun lebih diresmikan resmikan Presiden RI Joko Widodo pada 26 November 2016 lalu, Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Untia akhirnya beroperasi.

Minggu (14/1) adalah hari kedua pelabuhan ini beroperasi.

Meski belum beroperasi secara normal, namun aktivitas di pelabuhan tersebut mulai ramai di kunjungi masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar kawasan pelabuhan.

Ditahap awal ini, pengelola PPN Untia mengoperasikan sektor yang berada di kawasan TPI (tempat pelelangan ikan) Untia.

Penanggung Jawab PPN Untia Andi Mannojengi, mengatakan dengan mengoperasikan sektor TPI, akan meyakinkan masyarakat bahwa TPI ini tidak sekedar dibangun, tapi dibangun untuk memajukan industri perikanan di Sulawesi Selatan.

Hal ini katanya juga akan memudahkan masyarakat dan pengecer untuk membeli hasil tangkapan para nelayan lokal ataupun lintas pulau.

“Beroperasinya TPI ini tentunya sangat menguntungkan para pedagang ikan untuk di jual kembali di pasar tradisional. Selain murah, aksesnya terjangkau,” katanya.

Hadirnya TPI lanjut Mannojengi juga untuk memudahkan masyarakat yang ada di Utara dan Timur kota Makassar, bahkan tak menutup kemungkinan ada warga Maros ke TPI Untia.

“Pelabuhan ini kan jaraknya tidaklah jauh dari kabupaten Maros, ya sekitar 15 menit jarak tempuhnya ke Maros,” ujar Mannojengi saat ditemui di PPN Untia.

Pelabuhan Untia memiliki banyak fasilitas atau sektor industri, selain TPI, ada juga Mushalla, Balai Pertemuan Nelayan, Kantor Pelabuhan, tempat perbaikan jaring (TPJ), Pos Jaga, Kios, Toilet, Rumah Dinas, Tangga Revitme (persinggahan kapal ikan), pemecah ombak, Genset, Ruang Penyaringan Air Bersih, Pertokoan (kios).

Menurut Mannojengi, TPI Untia letaknya berada di titik strategis berada di tengah antara Pasar Sentral Maros di kabupaten Maros, dan Pasar tradisional Daya, dan tak jauh dari pusat kota Makassar.

Tidak sekedar masyarakat, jika TPI ini beroperasi akan meningkatkan perekomomian di kota Makassar.

TPI Untia, menambah daftar TPI di Makassar yang sebelumnya hadir di TPI Paotere, dan TPI Rajawali.

Proyek ini mulai digarap pemerintah pusat sejak 2006, hingga selesai 2015. Total anggaran yang di gelontoran sebesar Rp 202.302.538.000.

Proyek ini di resmikan langsung Presiden RI Joko Widodo November tahun 2016, hadir saat itu Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, dan sejumlah pejabat Forkopimda Sulsel, dan ratusan nelayan.”

——

(2) http://bit.ly/2qfQOKS, Chirpstory: “Berita “Pelabuhan mewah yang diresmikan Jokowi jadi pelabuhan hantu” Tiba-tiba Dicopot, Bagaimana Penjelasannya?”.

——

(3) http://bit.ly/2qboRVz, “Minggu, 22 Januari 2017

WADUH! Berita Menohok Liputan6 “Pelabuhan Mewah yang Diresmikan Jokowi Jadi Pelabuhan Hantu”, Langsung DI DELETE

(gambar tangkapan layar)

[PORTAL-ISLAM] Baru sehari, berita yang menohok rezim Jokowi langsung raib di Liputan6.

Pelabuhan Mewah yang Diresmikan Jokowi Jadi Pelabuhan Hantu
http://www.regional.liputan6.com/read/2832684/pelabuhan-mewah-yang-diresmikan-jokowi-jadi-pelabuhan-hantu

Berita yang diposting Liputan6.com pada 20 Januari 2017 20.06 WIB ini sekarang tak bisa lagi ditemukan.

Coba klik link di atas, maka akan mengarah ke http://regional.liputan6.com/, alias beritanya sudah DI DELETE. Adakah intimidasi atas berita tsb sehingga sekarang raib?

Berita ini memang sangat menohok Pemerintah Jokowi, maklum saat peresmian Pelabuhan Perikanan Untia, di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, pada 26 November 2016 memang SANGAT HEBOH, pakai sirine, dibikinin prasasti.

(foto)

“Presiden Jokowi Resmikan Pelabuhan Perikanan Untia di Biringkanaya”

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Pelabuhan Perikanan Untia, di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (26/11/2016).

Peresmian ini ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatangan prasasti oleh Presiden Jokowi, didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo.

Link: http://www.tribunnews.com/regional/2016/11/26/presiden-jokowi-resmikan-pelabuhan-perikanan-untia-di-biringkanaya

Pelabuhan ini juga “mewah”, pembangunannya memakan biaya Rp 300 Miliar!!!

Kementerian Kelautan dan Perikanan
(KKP) akan menjadikan Kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, sebagai pusat industri Kelautan dan Perikanan di Sulsel. Tak tanggung-tanggung, Rp 300 miliar akan digunakan untuk mewujudkan hal tersebut.

Link: https://www.akuakoral.com/rp-300-miliar-digunakan-bangun-pelabuhan-untia-oktober-2016-diresmikan-jokowi.html

Maka kalau sekarang ini kok ada berita “Pelabuhan Mewah yang Diresmikan Jokowi Jadi Pelabuhan Hantu”, ya ini sangat menampar Presiden Jokowi.

Walau itu FAKTA, tapi itu KENYATAAN PAIT, ya sebisa mungkin jangan diungkit, DELETE aja deh. Hehe…

Akan tetapi berita Liputan6 yang sudah DI DELETE itu masih bisa dilacak menggunakan webcache sebagai berikut:

Klik link ini:
http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:ACZyC1KqoKgJ:regional.liputan6.com/read/2832684/pelabuhan-mewah-yang-diresmikan-jokowi-jadi-pelabuhan-hantu&num=1&hl=id&gl=id&strip=0&vwsrc=0

Di situs lain juga masih ada pemberitaan sejenis tentang Pelabuhan Untia – Makassar:

MESKI SUDAH DIRESMIKAN PRESIDEN, AKTIVITAS PELABUHAN UNTIA MASIH SEPI

Meski Sudah Diresmikan Presiden, Aktivitas Pelabuhan Untia Masih Sepi

Sepi Aktivitas, Gubernur Sulsel Tinjau Pelabuhan Untia
http://wartaekonomi.co.id/read127700/sepi-aktivitas-gubernur-sulsel-tinjau-pelabuhan-untia.html

Pelabuhan Perikanan Untia Masih Sepi Aktivitas
http://makassar.tribunnews.com/2016/12/20/pelabuhan-perikanan-untia-masih-sepi-aktivitas

Seorang aktivis sosial media, Tara Palasara berkomentar:

“Sekarang udah pada nyadar ya?! bahwa klaim akan kesuksesan pembangunan instruktur itu, tidak semudah yang diucapkan!!!

Pemerintah Jokowi jangan gampang mengumbar kekurangan pemerintahan masa lalu terutama tentang proyek-proyek yang tertunda dan atau mangkrak (dengan segala problematika yang melingkupi) YANG DIMAKSUDKAN sebagai pijakan untuk pencitraan pembangunan infrastruktur yang sekarang…

Toh baru 2 (dua) tahun pemerintahan saja, juga udah banyak bermunculan kasus di sana-sini, seperti pelabuhan ini…

Maka, disamping kerja..kerja..kerja…. MESTINYA juga diimbangi dengan mikir… mikir… mikir… ‘eh :)””

——

(4) Berita yang berhubungan: http://bit.ly/2qbgVna, “Pelabuhan Mewah Untia Makassar Cuma Bisa Pikat Pemancing

Eka Hakim
04 Jul 2017, 23:02 WIB

(foto)
Saking sepinya, pelabuhan mewah di Makassar yang diresmikan Jokowi juga jadi tempat favorit orang pacaran. (Liputan6.com/Eka Hakim)

Liputan6.com, Makassar – Sejak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 26 November 2016, Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Untia yang terletak di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan ternyata hanya mampu memikat para pemancing.

Daeng Cora (34) salah satunya. Warga Kelurahan Untia itu mengatakan dirinya kerap memancing di Pelabuhan Mewah yang diresmikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) itu bersama dengan rekannya yang juga hobbi dengan memancing.

“Mancing ikan di sini lebih tenang karena sampai sekarang tak ada aktivitas kapal membongkar ikan,” kata dia saat ditemui sedang asyik menunggu umpannya dimakan ikan di sekitar dermaga tempat pembongkaran ikan yang berada di Kawasan Pelabuhan Untia Makassar, Jumat, 30 Juni 2017.

Ia mengakui kegiatan memancing ikan di Pelabuhan Untia dilakukannya sejak pelabuhan termewah di Kawasan Indonesia Timur (KIT) itu sama sekali tak ada aktivitas bongkar muat. Di lokasi itu, gedung-gedung megah dibiarkan tak beroperasi. Hanya petugas pengamanan yang terlihat berjaga di pintu masuk pelabuhan.

“Kita lihat sendiri lah di sini aktivitas pelabuhan mati sehingga mancing lumayan tenang. Saya sendiri biasa mancing dari pagi hingga sore hari baru balik ke rumah,” akunya.

Cora memprediksi Pelabuhan Untia Makassar bakal selamanya tak beroperasi karena menurutnya susah untuk mengalihkan aktivitas yang ada di Pelabuhan Rakyat Paotere Makassar. Pelabuhan lama itu letaknya tak jauh dari Untia, tepatnya di Kecamatan Ujung Tanah Makassar ke Pelabuhan Untia Makassar.

Faktor lainnya, kata Cora, keengganan pemilik kapal untuk bongkar muat di situ adalah karena tempat untuk bersandar kapal di Pelabuhan Untia sangat sempit serta laut di sekelilingnya sangat dangkal. Sementara, kapal pengangkut ikan lumayan besar seperti yang dapat dilihat di Pelabuhan Paotere Makassar yang ada sejak zaman kolonial Belanda.

“Selain itu, nelayan masih menjadikan Pelabuhan Paotere sebagai satu-satunya tempat membongkar ikan yang baik selain langsung laku juga dermaga penyandaran kapal luas dan air yang dalam,” ucap Cora.

Tak hanya itu, lanjut Cora, akses jalan masuk atau jangkauan masyarakat kota ke Pelabuhan Untia Makassar cukup jauh. Akibatnya, aktivitas di pelabuhan yang telah menelan anggaran sharing antara APBN maupun APBD Provinsi/Kota yang lumayan besar itu tak berjalan.

“Kami masyarakat sini tentunya berharap pelabuhan ini bisa segera berjalan pasca-setahun lalu diresmikan sama Pak Jokowi agar masyarakat sekitar bisa sejahtera atau dapat penghasilan tambahan. Bukan seperti ini yang diharap pelabuhan sebesar ini hanya kerap juga dijadikan tempat berpacaran saja,” ujar Cora.”

======

Sumber: https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/624581821207690/