[BENAR] “Ustadz di Aceh Tenggara Diserang Seorang Pria Usai Salat Zuhur”

“Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Gugun Hardi Gunawan membenarkan adanya enyerangan tersebut. Kata Gugun, kronologinya bermula ketika korban baru selesai salat, kemudian diserang seorang pria berinisial AS, warga Desa Amaliah Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara, yang merupakan tetangga korban.”

KATEGORI
Klarifikasi.

======

SUMBER

(1) Pertanyaan dari salah satu anggota FAFHH.
(2) https://goo.gl/VrwqFV, sudah dibagikan 11.455 kali ketika tangkapan layar dibuat.

======

NARASI

“Asatgfirullah…Baru diserang sama orang gila didesa amaliah kecamatan bukit tusam kabupaten Aceh Tenggar bukan hoak tapi ini saya sendiri mengalaminya..hati2sahabat dakwahku…Allahu Akbar”

======

REFERENSI

https://goo.gl/J9RfP5,”Ustadz di Aceh Tenggara Diserang Seorang Pria Usai Salat Zuhur

Khalis Surry, Jurnalis ยท Minggu 11 Maret 2018 22:46 WIB

Ilustrasi.

BANDA ACEH – Suryadinsyah, seorang ustadz di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh diserang seorang pria dari daerah setempat usai melaksanakan Salat Zuhur, Minggu (11/3/2018) sekira pukul 12.30 WIB. Korban merupakan warga Desa Amaliah, Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara.

Akibat penyerangan itu, korban mengalami luka memar di bagian wajah. Pakaian jubah putih yang dikenakan korban kotor terkena lumpur. Setelah terjadi penyerangan, pelaku dan korban juga sempat terlibat perkelahian hingga masuk dalam got.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Gugun Hardi Gunawan membenarkan adanya enyerangan tersebut. Kata Gugun, kronologinya bermula ketika korban baru selesai salat, kemudian diserang seorang pria berinisial AS, warga Desa Amaliah Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara, yang merupakan tetangga korban.

”Jadi benar ada pengancaman dari pelaku atas nama AS terhadap Komisioner Panwaslu Kabupaten Aceh Tenggara, Ustadz SD setelah melaksanakan Salat Zuhur, menggunakan batu, namun tidak terjadi penganiayaan,” kata Gugun saat dikonfirmasi Okezone.

Selanjutnya, ketika pelaku pulang dari masjid dan tiba di sebuah jembatan di kawasan desa tersebut, korban sempat melakukan perlawanan dengan cara melempar pelaku sehingga terjadi perkelahian hingga masuk ke dalam selokan.

”Setelah pelaku tiba di jembatan baru korban melakukan perlawanan dengan cara melakukan pelemparan terhadap pelaku dan terjadi perkelahian hingga masuk ke selokan kedua-duanya, selanjutnya pelaku diamankan,” jelas Gugun.

Sementara itu, polisi belum mengetahui motif dari penyerangan terhadap ustadz Suryadiansyah tersebut. Terkait dengan dugaan pelaku karena gangguan kejiwaan, polisi akan meminta keterangan saksi ahli di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Sumatera Utara.

”Motif sementara pengancaman adalah karena pelaku tidak suka dengan korban,” ungkap Gugun.

Gugun juga menyebutkan, pelaku dan korban merupakan warga dari desa yang sama. Mereka berdua tinggal bertetanggan. Setelah kejadian itu, pelaku telah diamankan dan polisi merencanakan akan langsung membawa pelaku untuk tes kejiwaan.

”Pelaku telah diamankan, dan direncanakan malam ini juga akan kami bawa ke Medan dalam rangka pemeriksaan ahli jiwa,” pungkasnya

(qlh)”.

======

Sumber: https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/611923802473492/