[KLARIFIKASI] “Diperkirakan Gunung Agung meletus malam ini”

SUMBER: siaran (broadcast) Whatsapp yang dibagikan ulang di Facebook dengan tambahan gambar dan video yang bervariasi.

NARASI: “[9/24, 09:20] +62 821-6888-xxxx: Diperkirakan Gunung Agung meletus malam ini. Dan arah angin ke Barat. Ke arah Surabaya. Yg di Sby dan sekitarnya bisa siapkan masker. Krn debu vulkanik akan sampai Sby dan merujuk letusan th 63, debu sangat tebal bahkan saat siang matahari tidak tampak, tertutup debu vulkanik
[9/24, 09:20] +62 821-6888-xxxx: Hati2, status 4 Awas, gunung Agung di Bali hanya tinggal meletusnya, informasi dari BMKG Juanda, ber-hati2 lah jika dalam perjalanan menuju kearah timur di jawa timur, krn dalam perkiraan instansi yg berwenang mengabarkan,jika gunung agung dalam waktu dekat ini akan meletus hebat spt pada tahun 1963 ,yang abunya bisa mencapai kota surabaya, tebaran abu paling tebal dan menghambat jalan raya antara banyuwangi – jember – bondowoso, situbondo – lumajang sampai kearah probolinggo, hati2 bagi semua pengendara kendaraan bermotor, tetap waspada sambil mendengarkan berita kelanjutannya.” dengan beberapa variasi.

PENJELASAN: (1) https://goo.gl/KrCLFX, “Masyarakat dihimbau tidak percaya dan menyebarkan berita yang menyesatkan. Letusan gunung tidak dapat diprediksi pasti. Mari lawan Hoax.” (@Sutopo_BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Kapusdatin Humas BNPB).
(2) https://goo.gl/zoD84P, “Minggu 24 September 2017, 22:38 WIB
BNPB Sesalkan Banyaknya Hoax Soal Letusan Gunung Agung
Noval Dhwinuari Antony – detikNews
Foto: AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKA
Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyesalkan berita palsu (hoax) seputar letusan Gunung Agung, di Bali. Disaat ribuan warga di sekitar Gunung Agung mengungsi, masih ada oknum tidak bertanggung jawab yang menyebar hoax.
“Di saat ribuan warga sekitar Gunung Agung mengungsi, masih saja ada orang yang menyebarkan berita menyesatkan dan bohong. Ini Hoax,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, dalam akun twitter miliknya @Sutopo_BNPB, Minggu (24/9/2017).
Pernyataan itu disampaikan Sutopo menanggapi salah satu berita hoax terkait erupsi Gunung Agung. Salah satu berita hoax yang beredar di media sosial Whatsapp menuliskan bahwa Gunung Agung akan meletus malam ini.
“Diperkirakan Gunung Agung akan meletus malam ini. Dan arah angin ke Barat. Ke arah Surabaya. Yg di Sby dan sekitarnya bisa siapkan masker. Krn debu vulkanik akan sampai Sby dan merujuk letusan th 63, debu sangat tebal bahkan saat siang matahari tidak tampak,” tulis berita hoax tersebut.
Selain itu ada juga berita hoax yang menyebarkan video yang menggambarkan letusan sebuah gunung berapi. Sutopo mengatakan video tersebut merupakan letusan Gunung Sinabung di tahun 2015. Gunung Agung hingga saat ini belum meletus.
“Hoax (video Gunung Agung meletus). Ini letusan Gunung Sinabung tahun 2015 yang disebarkan oknum dan mengatakan letusan Gunung Agung. Sampai saat ini Gunung Agung belum meletus,” ujar Sutopo.
Sutopo menegaskan, jika Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tidak dapat memastikan kebenaran kabar hoax tersebut. Seluruh ahli gunung api di dunia belum ada yang mampu memastikan kapan Gunung Agung meletus.
“PVMBG tidak dapat memastikan kebenaran info tersebut. PVMBG dan seluruh ahli gunung api di dunia, belum ada yang mampu memastikan kapan meletus,” jelas Sutopo.
(nvl/nif)”

CATATAN: (1) https://goo.gl/KU2AEX, akun “Rini Elisabeth” menggunakan video yang salahsatu sumbernya adalah klarifikasi dari akun “K123”: “#RadioKARIMATA
Mohon Maaf bagi kawan-kawan yang sempat menyimak informasi soal meletusnya Gunung Agung, mulai sore hingga malam ini, bahwa hal tersebut tidak benar. Petugas hanya menghimbau warga untuk waspada. Berikut video dari petugas di Bali yang menjelaskan bahwa gunung Agung belum meletus sejak Minggu siang. (GK-Hen)” https://goo.gl/P9scSn.
(2) Beberapa akun yang menggunakan hoax yang sebelumnya sudah dibahas di https://goo.gl/fZcwYM, tentang hoax yang menggunakan bahan video timelapse erupsi Gunung Sinabung 2014:
(1) https://goo.gl/xa48Zb, akun “Djoko Soehardijarko”
(2) https://goo.gl/ymm3Pa, akun “Soleh Soleh
(3) https://goo.gl/v7REcn, akun “Sam Sem”
(4) https://goo.gl/XSJGsR, akun “Anwar”
(5) https://goo.gl/L1CvaX, akun “Agus Ahass Waru Jaya”
(6) https://goo.gl/NyPLgE, akun “Oyeknya Kharisma”
(7) https://goo.gl/BhtLya, akun “Sri Winarsih”
(8) https://goo.gl/8Uphtv, akun “Miftahul Huda”
(9) https://goo.gl/zbGgya, akun “Sigit Yanto”
(10) https://goo.gl/pbfRVF, akun “Ny Ferdi”
(11) https://goo.gl/c7NmN1, akun “Bintang Dan Chya”
(12) https://goo.gl/FtbPp1, akun “Jaka Jaka”
(13) https://goo.gl/rbLdX8, akun “Fifi Fiana”
(14) https://goo.gl/hKcv1C, akun “Mohammad Yasin”
(15) https://goo.gl/dWheFv, akun “Muhammad Udin”
(16) https://goo.gl/PKNH86, akun “Suhendri Rifa”
(17) https://goo.gl/CtnLY3, akun “Achmad Armina”
(18) https://goo.gl/iwrKvS, akun “Alfitroh”
(19) https://goo.gl/BEa1fW, akun “Ali Gufron”
(20) https://goo.gl/4dKQGf, akun “Harry Azharie”
(21) https://goo.gl/6fJxSS, akun “Мдяїд Яёидтђд”
(22) https://goo.gl/hgf1Uz, akun “La Urmila
(23) https://goo.gl/xpjKaE, akun “Figam Abdad”
(24) https://goo.gl/hyZCja, akun “Ellen Nadya”
(25) https://goo.gl/mSTZUK, akun “Bang Tamrin”
(26) https://goo.gl/bNUhQV, akun “ChOzz CieePutrie’a Jaddih”
(27) https://goo.gl/JXfgyZ, akun “Ruba’i”
(28) https://goo.gl/FDgeDM, akun “Agung Rahma”
(29) https://goo.gl/2SyaYB, akun “Arif Dewa Subrata Subrata”
(30) https://goo.gl/ZGKBeJ, akun “Siti Fatonah”
(31) https://goo.gl/VWfSi1, akun “Willy Sumantri”
(32) https://goo.gl/V55SDk, akun “Christian Harris Maulana”
(33) https://goo.gl/KucS72, akun “Aba Saedi”
(34) https://goo.gl/xoUHku, akun “Ummu Mohammed”
(35) https://goo.gl/iofSrv, akun “Jonathan Rio Christanto”
(3) Daftar akun diatas hanya untuk keperluan menegur dan mengingatkan yang bersangkutan untuk cek dahulu sebelum menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya dan bukan dari sumber yang valid, tidak untuk keperluan lain.

LINK FAFHH : https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/533177557014784/