[SALAH] Tiga Pemanjat Patung Bundaran HI dari Greenpeace Tercatat sebagai Kader PDIP Sejak 2025

Politik Mafindo

[SALAH] Tiga Pemanjat Patung Bundaran HI dari Greenpeace Tercatat sebagai Kader PDIP Sejak 2025
Narasi

Akun TikTok “anah.indah” pada Rabu (28/10/2026) mengunggah dua foto [arsip]. Foto pertama berisi narasi berikut:

“BREAKING NEWS

TERKUAK! PEMANJAT AKSI BUNDARAN HI TERNYATA BUKAN AKTIVIS LINGKUNGAN BIASA!

partai pdip sungguh pengkhianat bangsa yang selalu bikin gaduh kacau dan pemecah belah”.

Sementara foto kedua dengan narasi berikut:

“Greenpeace Indonesia sukses menyita perhatian kamera lewat spanduk raksasanya. Tapi tunggu dulu… hasil investigasi mendalam justru mengungkap fakta mengejutkan

para pelaku lapangan yang memanjat struktur cagar budaya itu ternyata bukan masyarakat biasa yang tertindas. Terkuak bahwa tiga dari pelaku pemanjatan termasuk mahasiswi UI bernama Angel Gracia, serta Fikri Daenuri dan Muhamad Lukman secara mengejutkan tercatat masuk dalam database partai politik PDIP sejak tahun 2025!”.

Hingga Kamis (5/11/2026) unggahan tersebut telah disukai 17 akun dan menuai tiga komentar.

Penjelasan

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “pemanjat Bundaran HI anggota PDIP” ke mesin pencari Google. Hasilnya mengarah ke beberapa artikel yang membantah klaim, yakni:

  • Tirto “Salah, Klaim Tiga Aktivis Greenpeace Anggota PDIP” tayang pada Kamis (29/10/2026), dan

  • Jatengprov “[HOAKS] Tiga Aktivis Greenpeace Merupakan Anggota PDIP” tayang pada Senin (2/11/2026).

Hasil pencarian Google tidak menunjukkan adanya pemberitaan media maupun pernyataan resmi dari PDIP atau Greenpeace yang membenarkan bahwa ketiga pemanjat tersebut merupakan anggota PDIP. 

TurnBackHoax kemudian menelusuri pemberitaan tentang aksi tersebut. Dilansir dari Katadata dalam artikel berjudul “Polisi Periksa Enam Aktivis Pembentang Spanduk di HI, Ini Penjelasan Greenpeace” yang tayang pada Selasa (20/10/2026), aksi di Patung Selamat Datang dilakukan oleh enam pemanjat Greenpeace Indonesia, yaitu empat laki-laki dan dua perempuan. Mereka membentangkan spanduk bertuliskan “Tangani Krisis Iklim” dan “Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?”. Pemberitaan tersebut tidak menyebutkan nama para pemanjat, termasuk tiga nama yang dicantumkan dalam unggahan “anah.indah”.

Selain itu, di laman resminya, Greenpeace Indonesia menegaskan bahwa organisasi tersebut bersifat independen dan “tidak menerima dana dari pemerintah, perusahaan, partai politik atau organisasi antar pemerintah”.

Kesimpulan
Faktanya, tidak ada pemberitaan kredibel maupun pernyataan resmi dari PDIP atau Greenpeace yang mengonfirmasi narasi tersebut. Aksi itu dilakukan oleh enam pemanjat Greenpeace Indonesia untuk mendesak pemerintah menangani krisis iklim. Jadi, unggahan dengan narasi “pemanjat aksi Bundaran HI tercatat dalam database PDIP sejak 2025” merupakan konten palsu (fabricated content).
Hasil Periksa fakta

Salah Sumber: https://archive.ph/rHjod

Referensi