[SALAH] Presiden Pakistan Robek Dokumen PBB karena Ditolak Mengembangkan Fasilitas Nuklir
Politik Mafindo
Beredar unggahan video [arsip] dari akun Instagram “zulkarnain_mahmuddin” pada Minggu (12/4/2026) yang memuat narasi :
“Video bersejarah: Zulfikar Ali Bhuto, Presiden Pakistan, merobek dokumen Perserikatan Bangsa-Bangsa ketika diberitahu bahwa Pakistan tidak boleh memiliki senjata zulkarnain mahmud”
Hingga Selasa (28/4/2026) unggahan telah mendapatkan 18 ribu tanda suka dan 1.722 komentar.
Video memperlihatkan Presiden Pakistan ke-4, Zulfikar Ali Bhutto, marah dan merobek lembaran dokumen di dalam forum PBB. Potongan video tidak memberikan konteks yang lebih jelas kenapa ia marah, namun di bagian keterangan unggahan menyebutkan jika ia marah karena PBB melarangnya mendirikan fasilitas nuklir di Pakistan.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memastikan kebenaran tersebut dengan mencari video lengkapnya di YouTube dengan memasukan kata kunci pencarian “Zulfikar Ali Bhutto speech in United Nations”.
Hasil penelusuran menemukan video di kanal YouTube “Rasheed Areejo” yang diunggah pada Minggu (30/12/2007). Dari video tersebut dijelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada tahun 1971. Pada momen ini, Bhutto masih menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan, belum menjadi Presiden Pakistan.
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa kemarahan Bhutto dalam sidang PBB bukan disebabkan larangan membangun fasilitas nuklir. Ia marah karena tekanan internasional agar Pakistan membiarkan wilayah Pakistan Timur memisahkan diri dan menjadi negara sendiri, yang kemudian dikenal sebagai Bangladesh. Hasil keputusan inilah yang memicu amarahnya hingga merobek dokumen saat sidang tersebut.