[SALAH] Purbaya: Indonesia Kebanyakan Lembaga Tidak Bermanfaat yang Menghabiskan Anggaran

Politik Mafindo

[SALAH] Purbaya: Indonesia Kebanyakan Lembaga Tidak Bermanfaat yang Menghabiskan Anggaran
Narasi

Beredar unggahan video [arsip] pada Sabtu (7/1/2026) dari akun Facebook “Enden Ak” berisi narasi:

“PURBAYA KALAU BICARA SUKA GAK PΑΚΑΙ REM...!!!

Dihadapan Prabowo Purbaya mengungkapkan

Indonesia kebanyakan lembaga yang tidak bermanfaat, hanya menghabiskan anggaran, tapi terserah pimpinan, ucap PURBAYA

Netizen: setuju bubarkan lembaga2 yang tidak bermanfaat agar tidak terlalu banyak mengeluarkan anggaran negara.”

Per Rabu (4/3/2026), unggahan tersebut telah mendapat lebih dari 1.000 -an tanda suka, 146 komentar, dan dibagikan ulang sekitar 37 kali oleh pengguna Facebook lainnya.


Penjelasan

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Purbaya: Indonesia kebanyakan lembaga tidak bermanfaat” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan yang membenarkan klaim. Penelusuran mengarah ke pemberitaan kompas.com “Menkeu Purbaya Sebut Rp3,5 T Anggaran Kementerian dan Lembaga Dikembalikan karena Tak Terserap” yang tayang Sabtu (16/11/2025).

Diketahui, Purbaya menegaskan bahwa anggaran yang tak terserap bisa dialihkan untuk membiayai program prioritas atau membantu pembayaran utang negara. Kebijakan ini menjadi langkah fleksibilitas fiskal agar dana publik tetap termanfaatkan secara optimal. Meski demikian, Purbaya tidak mengungkap kementerian/lembaga mana saja yang mengembalikan anggaran tersebut.

Sebelumnya, dilansir dari kontan.co.id, Purbaya menyebut pemerintah akan menyisir program-program yang penyerapannya berjalan lambat.

Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan bukti dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Purbaya: Indonesia kebanyakan lembaga tidak bermanfaat yang menghabiskan anggaran”.

Kesimpulan
Tidak ada pernyataan resmi atau informasi kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi klaim “Purbaya: Indonesia kebanyakan lembaga tidak bermanfaat yang menghabiskan anggaran” itu merupakan konten palsu (fabricated content).
Hasil Periksa fakta

Salah Sumber: https://archive.ph/Nzrgk

Referensi