[SALAH] Prabowo Copot Bahlil dari Jabatan Menteri ESDM

Politik Mafindo

[SALAH] Prabowo Copot Bahlil dari Jabatan Menteri ESDM
Narasi

Akun Facebook “Warung Kopi Mbok Rondo Kidul Mesjid” pada Minggu (1/2/2026) mengunggah gambar [arsip] dengan narasi:

“Setelah gelombang kritik dan kemarahan publik terhadap kebijakan-kebijakannya di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Presiden Prabowo Subianto dikabarkan mulai kehilangan kepercayaan.

Dan di tengah situasi panas itu, Ignasius Jonan, mantan Menteri Perhubungan yang dulu dipecat oleh Presiden Jokowi karena menolak tunduk pada kebijakan yang ia nilai tak berpihak pada rakyat, tiba-tiba dipanggil ke Istana Negara

Pertemuan ini menimbulkan spekulasi besar di publik — tentang arah baru pemerintahan Prabowo dan kemungkinan reshuffle besar-besaran. Jonan dikenal sebagai sosok tegas, jujur, dan tidak bisa disetir kekuasaan, sementara Bahlil dinilai semakin jauh dari kepentingan rakyat akibat kebijakan yang sektor energi”.

Per Rabu (11/2/2026) gambar itu sudah disukai 107 kali, menuai 17 komentar dan  dibagikan ulang sebanyak 3 kali  oleh pengguna Facebook lainnya.

Penjelasan

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Prabowo copot Bahlil dari jabatan menteri ESDM” ke mesin pencari Google. Hasil penelusuran teratas mengarah ke pemberitaan Kompas.com dengan judul artikel “[HOAKS] Prabowo Copot Bahlil sebagai Menteri pada Awal Desember 2025” yang tayang Jumat (12/12/2025).


Unggahan yang mengklaim Prabowo memecat Bahlil sebagai Menteri ESDM pada awal Desember 2025 merupakan informasi tidak benar atau hoaks. Hingga Jumat (6/2/2026) Bahlil masih tercatat sebagai Menteri ESDM di Kabinet Merah Putih.


Hoaks serupa juga pernah ada dengan narasi “Bahlil dicopot dari jabatan menteri ESDM”. Berdasarkan penelusuran dari AFP.com tidak ditemukan sumber informasi kredibel yang menyebutkan Prabowo memecat Bahlil sebagai Menteri ESDM. Namun, tidak ada laporan resmi yang menyebut Bahlil telah dipecat. Sampai dengan tanggal 6 Februari 2026, nama Bahlil masih tercatat sebagai Menteri ESDM di situs resmi kementerian esdm.go.id.

Gambar pada klaim tersebut merupakan hasil manipulasi dari beberapa foto digabung menjadi satu, terlihat tangan yang mengacungkan jempol tembus di dada Johan yang tampak ditimpa dan tidak natural.


Kesimpulan
Faktanya, gambar pada klaim tersebut merupakan manipulasi dari beberapa foto digabung menjadi satu dan tidak ditemukan informasi maupun pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim jadi unggahan dengan klaim “Prabowo copot Bahlil dari jabatan menteri ESDM” merupakan konten palsu (fabricated content).
Hasil Periksa fakta
Referensi