[SALAH] Menteri Pendidikan Gaza Sebut Tahun Ajaran 2034/2024 Berakhir Karena Semua Murid Meninggal Dunia

Informasi yang belum ada kebenarannya. belum ada berita resmi yang melaporkan Menteri Pendidikan Gaza menyampaikan demikian. Menteri Pendidikan Gaza juga belum memberikan komentar terkait informasi viral mengenai banyak anak-anak Gaza yang tewas sehingga tahun ajaran 2023/2024 ditiadakan.

======

[KATEGORI]: KONTEN YANG MENYESATKAN

======

[SUMBER]: FACEBOOK (https://archive.cob.web.id/archive/1698650973.737912/index.html#output.html)

======

[NARASI]:

“Menteri Pendidikan Gaza menyatakan bahwa Tahun Pelajaran 2023/2024 telah berakhir karena semua murid terbunuh setelah serangan bertubi-tubi oleh lsrael ke jalur Gaza.
Dalam serangan tersebut kondisi kota Gaza mengalami pemadaman listrik total, layanan medis yang hancur, jaringan komunikasi yang terputus, makanan, air serta obat-obatan yang terancam.
Foto: motaz azaiza”

======

[PENJELASAN]:

Beredar ramai di media sosial mengenai informasi yang berisi klaim mengenai Menteri Pendidikan Gaza yang menyebut bahwa tahun ajaran 2023/2024 sudah berakhir karena seluruh siswa meninggal dunia akibat agresi militer Israel.

Berdasarkan penelusuran, hingga artikel ini ditulis belum ada informasi valid dan resmi yang melaporkan Menteri Pendidikan Gaza menyampaikan demikian. Menteri Pendidikan Gaza juga belum memberikan komentar terkait informasi viral mengenai banyak anak-anak Gaza yang tewas sehingga tahun ajaran 2023/2024 ditiadakan.

Menurut kantor berita Palestina, WAFA, pada Minggu (29/10/2023), jumlah korban meninggal sudah mencapai 8.069 orang dan lebih dari 22.000 orang mengalami luka-luka. Demikian berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan setempat.

Di Jalur Gaza, korban meninggal sebanyak 7.955 orang dan di Tepi Barat menjadi 114 orang. Sedangkan rincian jumlah luka-luka adalah 20.000 di Gaza dan 2.000 di Tepi Barat. Sebanyak 73 persen dari jumlah korban di Gaza itu merupakan anak-anak, perempuan, dan termasuk orang tua.

Sebanyak 73 persen dari jumlah korban di Gaza itu merupakan anak-anak, perempuan, dan termasuk orang tua. Sedangkan berdasarkan laporan UNICEF selama periode 20-26 Oktober 2023, sebanyak 221 sekolah di Jalur Gaza saat ini mengalami kerusakan.

Angka itu termasuk lebih dari 40 persen dari seluruh bangunan sekolah yang ada di Jalur Gaza. Sejumlah 625.000 anak yang terdaftar di seluruh sekolah sekarang dalam kondisi sudah tidak memiliki akses pendidikan lagi.

======

REFERENSI:

https://tirto.id/benarkah-menteri-pendidikan-gaza-mengumumkan-semua-murid-tewas-gREz

https://www.liputan6.com/citizen6/read/5436707/hoaks-menteri-pendidikan-gaza-akhiri-tahun-ajaran-20232024-karena-seluruh-siswa-telah-terbunuh?page=2