[SALAH] DEMI TIGA PERIODE, JOKOWI RELA BAYAR 500 TRILIUN KE BAWASLU DEMI JEGAL ANIES

Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.
Faktanya judul dan isi video tidak berkaitan. Dalam video tersebut tidak ditemukan informasi bahwa Jokowi berambisi untuk masa jabatan tiga periode dan rela membayar 500 Triliun kepada Bawaslu demi jegal Anies.

====

[KATEGORI]: Konten yang dimanipulasi

====

[SUMBER]: https://archive.cob.web.id/archive/1680103937.664852/singlefile.html (Youtube)

====

[NARASI]:
BREAKING NEWS ~ NGOTOT 3 PERIODE !! JOKOWI RELA BAYAR 500 T KE BAWASLU DEMI JEGAL ANIES

DEMI AMBIS 3 PERIODE
JOKOWI RELA BAYAR 500 T KE BAWASLU DEMI JEGAL ANIES

====

[PENJELASAN]:
Beredar video dari channel youtube SARJANA MUDA dengan klaim narasi yang menyatakan bahwa Jokowi berambisi untuk masa jabatan tiga periode dan rela membayar 500 Triliun kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) demi menjegal Anies di pemilu 2024 mendatang.

Setelah dilakukan penelusuran, isi dalam video tersebut hanya berisi cuplikan video kegiatan Anies Baswedan dan cuplikan video pakar Hukum dan Tata Negara Refly Harun. Salah satu cuplikan video yang menampilkan kegiatan Anies identik dengan video saat Anies bersilaturahmi dengan Ulama, Habib, dan Para Tokoh Se-Madura.

Narator dalam video tersebut hanya membacakan artikel dari pantau.com berjudul “Bawaslu Sebar SMS Larang Safari Politik Anies, Refly Harun: Bikin Ngakak dan Kurang Kerjaan!” yang diunggah pada 19 Maret 2023 dan artikel dari liputan6.com berjudul “Tolak Kedatangan Anies Baswedan di Jatim, Kelompok PNIB Tebar Spanduk di Sejumlah Lokasi” yang diunggah pada 16 Maret 2023.

Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa Jokowi berambisi untuk masa jabatan tiga periode dan rela membayar 500 Triliun kepada Bawaslu demi menjegal Anies tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.

[REFERENSI]:
https://www.merdeka.com/cek-fakta/cek-fakta-hoaks-jokowi-bayar-rp500-t-ke-bawaslu-untuk-jegal-anies-baswedan.html

https://www.liputan6.com/surabaya/read/5234663/tolak-kedatangan-anies-baswedan-di-jatim-kelompok-pnib-tebar-spanduk-di-sejumlah-lokasi