[SALAH] “TEMPE DAPAT MENYEBABKAN KANKER”

Hasil periksa fakta Yudho Ardi

Informasi yang menyesatkan. Faktanya, kedelai GMO di Indonesia, termasuk kedelai diawasi dengan ketat dan dinyatakan aman oleh BPOM. Sejauh ini belum ada bukti bahwa produk makanan GMO sebagai penyebab kanker.

=====

[KATEGORI] KONTEN YANG MENYESATKAN

=====

[SUMBER] FACEBOOK
https://archive.cob.web.id/archive/1673749771.771466/singlefile.html

=====

[NARASI] HATI 2 TERNYATA TEMPE BISA MENYEBABKAN KANKER

=====

[PENJELASAN]
Sebuah akun facebook dengan nama pengguna “Konsultasi Bayu Diningrat” mengunggah video yang sudah ditonton sebanyak 3 juta lebih dengan narasi tempe dapat menyebabkan kanker pada manusia.

Setelah melakukan penelusuran, narasi itu telah dibantah oleh Dokter pendamping pasien kanker RS Kanker Dharmais, Jakarta Barat, Maria Shanty sendiri membantah bahwa tempe dapat menyebabkan kanker.

Melansir dari kompas.com, saat ini kebutuhan kedelai dalam negeri diperkirakan mencapai 2.983.511 ton pada tahun 2022. Artinya, produksi kedelai dalam negeri hanya sekitar 6,8 persen dari kebutuhan nasional.

Genetically Modified Organism (GMO) merupakan organisme yang gen-gennya telah diubah dengan menggunakan teknik rekayasa genetika. Termaksud produk kedelai GMO yang dikonsumsi warga Indonesia sudah dipastikan aman konsumsi oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Dengan demikian, klaim video dengan narasi bahwa tempe dapat menyebabkan kanker merupakan konten yang menyesatkan.

=====

[REFERENSI]
https://www.kompas.com/cekfakta/read/2023/01/12/155500382/-klarifikasi-tidak-benar-tempe-dapat-memicu-kanker