[SALAH] Video “mengapa satgasus dibubarkan setelah kasus Sambo Mencuat?”

MENYESATKAN, TIDAK berkaitan dengan kasus Ferdy Sambo yang saat ini (2022) masih dalam proses persidangan. FAKTA: video sudah beredar sebelumnya pada tahun 2017 lalu, berkaitan dengan tindakan tegas terhadap bandar narkoba yang melawan saat penangkapan.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

KATEGORI: Konten yang Menyesatkan.

SUMBER: Twitter, https://archive.ph/oqgIZ (arsip cadangan).

NARASI: “Komentar Kalian gimana
Gaes !!?

mengapa satgasus
dibubarkan setelah kasus
Sambo Mencuat?

Rakyat Menunggu Agar
Satgasus Polri Bentukan
Jendal (Purn) Tito Karnavian
Diaudit & Diinvestigasi”.

PENJELASAN

Berdasarkan 7 Jenis Mis- dan Disinformasi oleh First Draft News, termasuk “Konten yang Menyesatkan: Penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu atau individu”. [1]

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Aribowo Sasmito (@aribowosasmito)

SUMBER membagikan konten yang menimbulkan kesimpulan yang MENYESATKAN. FAKTA: TIDAK berkaitan dengan kasus Ferdy Sambo yang saat ini (2022) masih proses persidangan, video sudah beredar sebelumnya pada tahun 2017 lalu, berkaitan dengan tindakan tegas terhadap bandar narkoba yang melawan saat penangkapan.

Verifikasi Video

Salah satu video yang identik, Iwan Hartono di YouTube pada 18 Apr 2017: “Video dari Iwan Hartono” [2]

Rekaman video lainnya yang meliput acara yang sama, KOMPASTV di YouTube pada 19 Jan 2017: “Kepolisian di ibu kota dan daerah merespon cepat perintah dan pesan tegas Kapolri kepada gembong narkoba di Tanah Air. Hasilnya, tiga bandar besar narkoba tertembak dalam dua hari. Pengungkapan dari ruang jenazah pun merata dilakukan polisi.” [3]

Referensi Lainnya yang Berkaitan

KOMPAS.com pada 6 Jan 2017: “JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Polri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menyampaikan rilis pengungkapan kasus narkoba di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (6/1/2017). Tepatnya, persis di depan Ruang Jenazah yang bersisian dengan Masjid Asy Syifa. Lokasi jumpa pers ini tak biasa. Biasanya, polisi menggelar rilis di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan.” [4]

detikNews pada 17 Jan 2017: “Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan polisi bersama BNN dan TNI akan terus perang terhadap narkoba. Dia mengultimatum para bandar narkoba yang melawan saat penangkapan akan berakhir di kamar jenazah.” [5]

Berkaitan dengan kasus Ferdy Sambo yang saat ini (2022) masih dalam proses persidangan, hasil pencarian Google – News dengan kata kunci “kasus ferdy sambo” [6]

REFERENSI

[1] firstdraftnews.org: “Memahami gangguan informasi” (Google Translate), https://bit.ly/3wHx0lO / https://archive.ph/iCp3w (arsip cadangan).

[2] youtube.com: “TITO : JANGAN SEGAN-SEGAN KIRIM KEKAMAR JENAZAH”, http://bit.ly/3tqnYc0 / https://archive.ph/6iZ3y (arsip cadangan).

[3] youtube.com: “Kapolri: Bandar Narkoba Pasti Berakhir di Kamar Jenazah”, http://bit.ly/3E4Vs4z / https://archive.ph/Zb2aF (arsip cadangan).

[4] kompas.com: “Alasan Kapolri Rilis Kasus Narkoba di Depan Ruang Jenazah RS Polri”, http://bit.ly/3O3E8Sc / https://archive.ph/chEYB (arsip cadangan).

[5] detik.com: “Kapolri Perangi Narkoba: Kalau Melawan Kita Kirim ke Kamar Jenazah”, http://bit.ly/3WZndny / https://archive.ph/C7TFn (arsip cadangan).

[6] google.com, http://bit.ly/3EAwr2N / https://archive.ph/QXspE (arsip cadangan).