[SALAH] Tangkapan Layar Artikel KOMPAS TV “PERANG RUSIA-UKRAINA PECAH PEMERINTAH AJAK MASYARAKAT IKUT WAJIB MILITER GUNA ANTISIPASI PERANG DUNIA KE-3”

Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).

Gambar tangkapan layar tersebut telah disunting pada bagian judul artikel. Faktanya, judul yang asli adalah “Serangan Rusia ke Ukraina Bisa Picu Perang Dunia III, Pengamat Minta Presiden Jokowi Bertindak”.
Selengkapnya pada bagian penjelasan.

= = = = =

KATEGORI: Konten yang Dimanipulasi

= = = = =

SUMBER: Tiktok
https://vt.tiktok.com/ZSe3Ce5Xa/
https://archive.fo/QE6f3 (arsip)

= = = = =

NARASI:
“PERANG RUSIA-UKRAINA PECAH PEMERINTAH AJAK MASYARAKAT IKUT WAJIB MILITER GUNA ANTISIPASI PERANG DUNIA KE-3”

= = = = =

PENJELASAN:
Akun Tiktok AIDIL✅ memposting sebuah video berdurasi 11 detik. Dalam video tersebut terdapat gambar tangkapan layar salah satu artikel milik KOMPAS TV dengan judul “PERANG RUSIA-UKRAINA PECAH PEMERINTAH AJAK MASYARAKAT IKUT WAJIB MILITER GUNA ANTISIPASI PERANG DUNIA KE-3”.

Setelah ditelusuri pada website KOMPAS TV tidak ditemukan artikel tersebut. Namun setelah mencari menggunakan acuan tanggal pengunggahan ditemukan artikel asli dengan judul “Serangan Rusia ke Ukraina Bisa Picu Perang Dunia III, Pengamat Minta Presiden Jokowi Bertindak”. Jika dibandingkan dengan artikel asli di website dan gambar pada Tiktok memiliki kesamaan pada tanggal pengunggahan yaitu Kamis 24 Februari 2022 pukul 14.37 WIB serta gambar artikel Jokowi, hal yang berbeda terletak di judul artikel.

Dengan demikian gambar tangkapan layar pada video di Tiktok telah disunting pada bagian judul artikel. Judul yang asli adalah “Serangan Rusia ke Ukraina Bisa Picu Perang Dunia III, Pengamat Minta Presiden Jokowi Bertindak” bukan “PERANG RUSIA-UKRAINA PECAH PEMERINTAH AJAK MASYARAKAT IKUT WAJIB MILITER GUNA ANTISIPASI PERANG DUNIA KE-3”, sehingga masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.

REFERENSI:
https://www.kompas.tv/article/264670/serangan-rusia-ke-ukraina-bisa-picu-perang-dunia-iii-pengamat-minta-presiden-jokowi-bertindak

Penulis: Luthfiyah Oktari Jasmien
Editor: Bentang Febrylian