[SALAH]: Hukum Mencintai Pasangan Orang Lain Ternyata Tidak Dosa, Menurut Ustadz Abdul Somad Itulah Nilai Jihad

Judul yang tidak sesuai dengan isi ceramah. UAS mengatakan bahwa mencintai pasangan orang lain memang tidak dosa, itu rasa hati. Tapi jangan diteruskan dengan tindakan, bibit-bibit rasa di hati itu jangan dituruti, itulah nilai jihad. Jihad melawan hawa nafsu.

======

[KATEGORI]: KONEKSI YANG SALAH

======

[SUMBER]: FACEBOOK (https://archive.fo/cuP09)

======

[PENJELASAN]:

Sebuah akun Facebook bernama Key Neo mengunggah sebuah foto tangkapan layar artikel dari Portal Jember yang tayang pada 11 Januari 2022 berjudul “Hukum Mencintai Pasangan Orang Lain Ternyata Tidak Dosa, Menurut Ustadz Abdul Somad Itulah Nilai Jihad”.

Berdasarkan penelusuran, Dilansir dari kanal youtube Jalan Taubat pada 21 Agustus 2018 yang memuat ceramah UAS terkait pertanyaan jemaah menganai hukum mencintai pasangan orang lain. Dalam isi ceramahnya, UAS menyebutkan bahwa menyukai orang lain tidak berdosa karena persaan berasal dari hati dan bukan pilihan melainkan keterpaksaan.

UAS menyebutkan yang berdosa ialah jika seseorang menyukai pasangan orang lain kemudian dilanjutkan oleh tindakan seperti meminta nomor hp, akhirnya terjadilah hal yang terjadi katanya. Maka dari itu UAS mengatakan jika tumbuh bibit-bibit tersebut di dalam hati, tekanlah dan jangan dituruti. Itulah yang dinamakan jihad melawan hawa nafsu.

Sementara itu, Portal Jember yang membuat judul pemberitaan tersebut akhirnya menganti judul artikelnya menjadi “Dosakah Apabila Mencintai Pasangan Orang Lain? Ustadz Abdul Somad Beri Penjelasan Begini”.

Isi pemberitaan dari Portal Jember pun memang sesuai dengan perkataan UAS dalam ceramahnya. Dengan demikian judul artikel sebelumnya dari Portal Jember masuk kedalam kategori koneksi yang salah karena dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap pembaca.

======

REFERENSI:

https://portaljember.pikiran-rakyat.com/khazanah/pr-163447935/hukum-mencintai-pasangan-orang-lain-ternyata-tidak-dosa-menurut-ustadz-abdul-somad-itulah-nilai-jihad?page=2