[SALAH] Tautan Penerima BLT UMKM Bulan Januari 2022 Sebesar Rp1,2 Juta

Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini.

Hoaks lama yang kembali beredar. Faktanya, pihak Kementerian Keuangan masih belum bisa memastikan apakah pemberian BLT UMKM masih akan dilanjutkan di tahun 2022.

= = = = =

KATEGORI: Konten Palsu/Fabricated Content

= = = = =

SUMBER: Facebook, https://archive.md/kKPBG (arsip cadangan).

= = = = =

NARASI:

“Amin ya Allah…..pak buk cek BLT umkm 1,2 bulan ini. Pastikan Namamu Terdaftar Sebagai Penerima ya pak/bu, untuk Caranya Klik Tulisan Biru Di Bawah ini
1.) BLt umkm 1,2 juta https://tinyurl[dot]com/PENERIMA-BANTUAN-UMKM”

= = = = =

PENJELASAN:

Akun Facebook dengan nama pengguna “Ari Ramadhan” (https://www.facebook.com/profile.php?id=100065785864465) mengunggah sebuah tautan untuk memeriksa nama-nama penerima BLT UMKM bulan Januari 2022. Dalam narasi tersebut juga disebutkan bahwa jumlah bantuan yang diberikan adalah Rp1,2 juta.

Berdasarkan hasil penelusuran, narasi tersebut merupakan hoaks lama yang kembali beredar. Melansir dari TribunNews, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata menjelaskan bahwa pihaknya masih belum bisa memastikan apakah pemberian BLT UMKM masih akan dilanjutkan di tahun 2022. Isa menyatakan bahwa kelanjutan program BLT UMKM akan ditetapkan berdasaran kebijakan dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC PEN).

Narasi serupa juga pernah beredar pada Juni 2021 lalu. Artikel dengan topik tersebut telah diunggah di situs turnbackhoax.id dengan judul artikel “[SALAH] Bantuan Sosial Rp1.2 Juta Rupiah untuk 9.8 Juta Masyarakat” yang diunggah pada 16 Juni 2021.

Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook dengan nama pengguna “Ari Ramadhan” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu/Fabricated Content.

= = = = =

REFERENSI:

https://www.tribunnews.com/nasional/2021/11/27/blt-umkm-cair-lagi-di-tahun-2022-ini-jawaban-kementerian-keuangan

https://turnbackhoax.id/2021/06/16/salah-bantuan-sosial-rp1-2-juta-rupiah-untuk-9-8-juta-masyarakat/

Penulis: Khairunnisa Andini
Editor: Bentang Febrylian