[SALAH] “WAPRES: VAKSIN MERUPAKAN PERINTAH AGAMA DAN HUKUMNYA WAJIB, MENOLAK MASUK NERAKA??”

Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia).

Informasi yang keliru. Selain vaksinasi, Ma’aruf Amin juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga diri, melaksanakan protokol kesehatan dan semua upaya pengobatan Covid-19, tidak ada pernyataan dari Ma’aruf Amin bahwa menolak vaksinasi dapat masuk neraka.

= = = = =

KATEGORI: Konten yang Menyesatkan/Misleading Content

= = = = =

SUMBER: Facebook

archive.vn/AFF64

= = = = =

NARASI:

“Yg gak vaksin
fix masuk neraka 😆😆”

= = = = =

PENJELASAN:

Beredar informasi dari akun Facebook Dwi N berupa foto dengan narasi dari Wakil Presiden Ma’aruf Amin bahwa vaksin merupakan perintah agama dan hukumnya wajib sehingga jika menolak dapat masuk neraka. Postingan ini disukai sebanyak 8 kali dan dikomentari 3 kali.

Berdasarkan artikel dari detik.com dengan judul “Wapres Ma’ruf: Jaga Diri dari COVID-19 Hukumnya Wajib, Bukan Sunnah!”, Ma’aruf Amin mengimbau masyarakat untuk terus menjaga diri dari infeksi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi yang menurutnya hukumnya wajib dilakukan sebagai bangsa dan juga agama. Tidak ada penyataan secara spesifik dari Ma’aruf Amin bahwa menolak vaksinasi maka dapat masuk neraka.

“Vaksinasi, melaksanakan protokol kesehatan, dan semua upaya pengobatan (COVID-19) itu bukan hanya soal kewajiban sebagai bangsa, sebagai warga bangsa, tetapi (juga) kewajiban agama,” kata Ma’aruf Amin pada 24 Juli 2021.

Melihat dari penjelasan tersebut, Pernyataan Ma’aruf Amin bahwa menolak vaksinasi dapat masuk neraka adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

= = = = =

REFERENSI:

https://news.detik.com/berita/d-5693972/wapres-maruf-jaga-diri-dari-covid-19-hukumnya-wajib-bukan-sunnah

https://www.antaranews.com/berita/2337406/wapres-vaksinasi-covid-19-adalah-kewajiban-agama