[SALAH] Akun Whatsapp Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar I Gede Ancana “+6287875186***”

Hasil periksa fakta Rahmah an nisaa (UIN Sunan Ampel Surabaya).

Faktanya, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, memastikan bahwa akun tersebut palsu.

Selengkapnya pada penjelasan!

= = = = =

KATEGORI: Konten Tiruan/Imposter Content =

= = = =

SUMBER: Whatsapp

= = = = =

PENJELASAN:

Beredar akun Whatsapp Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar, I Gede Ancana mengirimkan pesan yang berisi meminta sejumlah uang karena akan kedatangan tamu dari Kejaksaan Agung. Uang yang diberikan nantinya akan digunakan untuk membayar fasilitas hotel para tamu dengan iming-iming akan mendapat mitra hukum ke depannya. Akun tersebut menggunakan nama profil “Ancana”.

Berdasarkan hasil penelusuran, melansir dari balitribune.co.id, I Gede Ancana mengklarifikasi bahwa akun tersebut hoaks. Sebelumnya pencatutan nama yang terjadi terhadap Ancana pada akun Whatsapp bukan baru pertama kali.

“Syukurnya masyarakat kini sudah pada mengerti dan berhati-hati. Karena penipuan sejenis ini, sejatinya sudah lama dijadikan modus oleh pelaku kejahatan,” ungkapnya saat dihubungi balitribune.co.id.

Ia mengimbau kepada teman-teman, kolega, atau siapapun yang mengenalnya untuk langsung melakukan konfirmasi kepada dirinya, apabila ada akun yang mengatasnamakan dirinya apalagi sampai meminta uang dan membawa-bawa nama pimpinan.

Dengan demikian, akun Whatsapp Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Agung Gianyar I Gede Ancana dapat dikategorikan sebagai Konten Tiruan/Imposter Content.

= = = = =

REFERENSI: https://www.merdeka.com/cek-fakta/cek-fakta-waspada-penipuan-lewat-whatsapp-catut-nama-kasi-intel-kejari-gianyar.html

https://balitribune.co.id/content/kasi-intel-kejari-gianyar-dicatut-asn-nyaris-tertipu

https://baliexpress.jawapos.com/read/2021/08/12/281871/minta-uang-nama-kasi-intel-kejari-gianyar-dicatut-di-wa Penulis: Rahmah an nisaa Editor: Bentang Febrylian