[SALAH] Telur Palsu Beredar di Pasaran

Hasil Periksa fakta Novita Kusuma Wardhani (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta).

Informasi tersebut adalah informasi palsu. Faktanya Ketua Satgas Pangan Polda Jawa Timur, Kombes Pol Farman mengatakan, hasil uji coba laboratorium yang dilakukan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkot Kediri menyebut bahwa telur tersebut asli dari telur ayam.

Selengkapnya di bagian penjelasan.

===

Kategori: Misleading (Konten Menyesatkan)

===

Sumber: Facebook
https://web.archive.org/web/20210519005816/https%3A%2F%2Fm.facebook.com%2Fstory.php%3Fstory_fbid%3D586313519425528%26id%3D100041406563847

Narasi:
“WASPADA !! !! !! !! !! !! !! !! !! !! DI PASAR-PASAR SUDAH. TERJUAL. TELUR PALSU……”

===
Penjelasan:
Beberapa waktu lalu sempat beredar informasi dari berbagai platform media, baik itu televisi maupun media sosial terkait informasi ditemukannya telur palsu di pasaran. Informasi tersebutlah yang memunculkan kekhawatiran dari masyarakat akan telur palsu yang beredar di pasaran. Hingga akhirnya ketika menemukan telur dengan tampak yang berbeda dari biasanya maka langsung dianggap sebagai telur palsu tanpa diperiksa lebih lanjut apakah telur tersebut benar telur palsu atau bukan.

Kekhawatiran tersebut pun ditunjukkan oleh seorang wanita asal Kediri bernama Linda Agustini setelah mendapati telur yang dibelinya di pinggir jalan berbeda dari telur biasanya ketika dipecahkan. Atas dasar tersebut, maka Linda membuat video untuk menjelaskan kondisi telur ayam yang dibelinya dan mengatakan bahwa telur tersebut adalah telur palsu, lalu ia menyebarkannya informasi tersebut melalui media sosial, salah satunya facebook, dan video tersebut pun viral, sehingga membuat beberapa akun facebook lain memposting ulang video Linda tersebut. Salah satu akun yang memposting ulang ialah akun facebook bernama Sri Hardiningsih.

Dalam postingannya ia memposting foto serta video yang viral sebelumnya serta mengajak untuk waspada atas adanya telur palsu yang dijual di pasaran.

Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta terkait video dugaan beredarnya telur palsu dipasaran, ditemukanlah sebuah fakta bahwa informasi telur palsu yang dimuat dalam video yang sempat viral tersebut ialah misinformasi.

Melansir dari jateng.tribunnews.com , Ketua Satgas Pangan Polda Jawa Timur, Kombes Pol Farman menegaskan bahwa hasil uji coba laboratorium yang dilakukan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkot Kediri menyatakan bahwa telur yang ada di dalam video tersebut ialah telur asli dari telur ayam. Ia juga menduga telur tersebut merupakan telur infertil atau telur yang sudah dibuahi namun gagal menetas.

Selain itu, melansir dari kompas.com , Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat, Veteriner, Pengelolaan dan Pemasaran Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Pemkot Kediri Pujiono mengatakan, peristiwa gaduh karena viralnya video di media sosial tersebut terjadi karena faktor kurangnya pengetahuan atas telur dan faktor penyimpanannya. Ia juga menambahkan, telur yang terdapat dalam video bisa menjadi beku karena salah dalam hal penyimpanan, yaitu karena disimpan dalam lemari pendingin dengan suhu yang cukup tinggi.

Tidak hanya itu, terkait soal membran telur yang diduga sebagai plastik atau kertas sebagaimana yang dikemukakan dalam video itupun merupakan dugaan yang salah. Melansir dari kompas.com , Pujiono menyatakan bahwa perihal membran telur yang dianggap seperti kertas atau plastik itupun disebabkan oleh beberapa lapisan yang berbeda dari setiap telur, sehingga membran telur yang dianggap menyerupai plastik atau kertas itupun dianggap sebagai hal yang wajar.

Atas dasar kegaduhan dari video yang disebarkan oleh wanita asal kediri bernama Linda Agustini bersama kerabatnya bernama Ani Mulyaningati di media sosial, maka mereka membuat video permintaan maaf atas kekeliruannya yang sebelumnya menyatakan bahwa telur yang dibeli Linda adalah telur palsu tanpa melakukan pengecekan secara akurat terlebih dahulu. Ia juga mengaku pada saat itu merasa panik sebab telur yang dibelinya berbeda dari telur biasanya, sehingga ia menduga telur tersebut ialah telur palsu.

Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait telur palsu yang dimuat dalam video berdurasi sekitar 4 menit 27 detik itu adalah hoax atau kategori misleading atau konten menyesatkan.

===

Referensi :
https://jateng.tribunnews.com/2021/05/18/inilah-sosok-linda-dan-ani-penyebar-video-hoaks-viral-telur-palsu-kini-bisanya-cuma-minta-maaf?page=all

https://regional.kompas.com/read/2021/05/18/083304878/warga-yang-sebut-temukan-telur-palsu-di-kediri-minta-maaf?page=all#page2

Penulis: Novita Kusuma Wardhani
Editor: Bentang Febrylian