[SALAH] Luka Warga Palestina Akibat Serangan Israel Ternyata Hasil Make Up

Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga).

Klaim menyesatkan. Video yang menampilkan warga Palestina dan anak-anak yang wajahnya sedang dirias adalah cuplikan di balik layar untuk project pembuatan film, dipimpin oleh badan amal Prancis, Doctors of The World. Project tersebut berlangsung di tahun 2017 dan tidak ada kaitannya dengan perseteruan Israel-Palestina yang terjadi baru-baru ini.

Selengkapnya baca di PENJELASAN dan REFERENSI.

====

Kategori: Konten yang Menyesatkan

====

SUMBER:
https://archive.vn/i2m5d

====

NARASI:
*video berdurasi 45 detik memperlihatkan sejumlah warga Palestina sedang dirias wajahnya agar terlihat seperti luka berdarah.
“They make fake blood, and paint wounds that are of course not real.
All this in order to make the world feel sorry for them, to make Israel look bad

(terjemahan)
Mereka membuat darah palsu, membuat luka yang tentu saja palsu.

Semua ini dilakukan agar seluruh dunia merasa kasihan kepada mereka, dan membuat Israel dipandang buruk.

====

PENJELASAN:

Beredar postingan berupa video di Twitter oleh akun @Gsiwalette. Video tersebut menampilkan sejumlah warga Palestina yang sedang dirias wajahnya untuk membuat tampilan luka-luka berdarah di area wajah. Beberapa tata rias terlihat mencampurkan bahan make up berwarna merah untuk membuat tampilan berdarah. Dalam videonya juga terdapat narasi bahwa warga Palestina sengaja memalsukan luka di tubuh mereka agar dunia merasa kasihan dan agar Israel dipandang buruk.

Video tersebut beredar di tengah konflik yang terjadi antara Palestina-Israel yang terjadi sejak 10 Mei lalu saat Israel menyerang Sheikh Jarrah. Cuplikan tersebut ingin membutikan bahwa luka akibat perang yang dialami warga Palestina adalah palsu.

Setelah dilakukan penelusuran fakta terkait, video yang dibagikan oleh @Gsiwalette adalah cuplikan behind the scene dari sebuah project film Palestina yang dipimpin oleh lembaga amal dari Prancis, Doctors of The Worlds. Project tersebut berlangsung pada tahun 2017, yang melibatkan seorang tata rias dari Palestina bernama Mariam Salah.

Dilansir dari channel YouTube broadcast berita dari Turki, TRT World, Mariam Salah merupakan seorang tata rias dari Palestina yang menekuni make up untuk efek luka-luka. Dalam video yang diunggah oleh TRT World pada 2 Maret 2017 berjudul “Palestinian film industry | Cinema | Showcase”, Mariam Salah terlihat sedang merias para pemain film.

Video yang sama persis seperti unggahan akun @Gsiwalette, ditemukan di channel YouTube GazaPost, diupload pada 25 Februari 2017 dengan judul kurang lebih “Trik sinematik adalah sebuah kesenian yang mentransmisikan Gaza ke dunia yang berbeda”.

Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim akun @Gsiwalette adalah hoaks dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan.

====

REFERENSI:
https://www.youtube.com/watch?v=sq485mm3Ct4&t=4s


https://www.youtube.com/watch?v=hwpchsSe5dI


https://www.boomlive.in/fact-check/fake-news-palestine-gaza-israel-makeup-injury-west-bank-13153

====

Penulis: Ani Nur MR
Editor: Bentang Febrylian